Saleh bin Zain Al Abidin Meninggal Dunia, Sosok Pemegang Kunci Ka'abah Ramai Dapat Ucapan Belasungkawa

- Senin, 24 Juni 2024 | 13:57 WIB
Pemegang kunci Ka'bah ke-77 bernama Dr Saleh bin Zain Al-Abidin Al-Shaibi meninggal dunia di Kota Makkah pada Jumat 21 Juni 2024 malam (Twitter @insharifain)
Pemegang kunci Ka'bah ke-77 bernama Dr Saleh bin Zain Al-Abidin Al-Shaibi meninggal dunia di Kota Makkah pada Jumat 21 Juni 2024 malam (Twitter @insharifain)

KALIMANTAN UPDATE - Sosok Dr Saleh bin Zain Al-Abidin, penjaga dan pemegang kunci ka'bah yang meninggal dunia di Arab Saudi pada Sabtu (22/6/2024) dini hari.

Jenazah Dr Saleh bin Zain Al-Abidin, penjaga dan pemegang kunci ka'bah meninggal dunia pun disalatkan di Masjidil Haram setelah subuh pada hari ia meninggal dunia.

Saleh bin Zain Al-Abidin juga dimakamkan di pemakaman Ma'la atau Al Mu'alla, Mekkah.

Baca Juga: 7 Tips Kembalikan Motivasi Semangat Anak ke Sekolah Usai Libur Panjang

Diketahui Saleh bin Zain Al-Abidin ini sudah menderita sakit sejak lama. Selama ini, sosok Saleh bin Zain Al-Abidin dikenal terhormat sebagai pemegang kunci Kabah ke-77 di keluarganya.

Kepergian Saleh bin Zain Al-Abidin tak hanya membuat keluarga bersedih, Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan lapisan masyarakat juga berduka.

Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya Syekh Dr Saleh bin Zain Al-Abidin Al-Shaibi tersebut.

Baca Juga: Akankah Ada Produksi Susu Babi dan Bisakah Dikonsumsi Manusia?

Selain pengurus Masjidil Haram, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman juga turut menyampaikan duka cita atas kepergian Dr. Saleh bin Zain Al Abidin.

Putra Syekh Saleh, Abdulrahman Saleh Al Shaibi mengungkapkan, belakangan ini kondisi sang ayah memang memburuk, namun ia tetap sabar dan tabah.

Menurut Abdulrahman, sang ayah merupakan sosok pria yang selalu dekat dengan semua orang. Ia juga telah mengabdikan hidupnya untuk melayani keluarga.

Baca Juga: Viral Video Jemaah Haji Meninggal Dunia dan Terlantar di Pinggir Jalan Mekkah, Kemenag: Bukan Jemaah Kita

Baginya, mengucapkan selamat tinggal kepada ayahnya adalah salah satu momen tersulit dan paling menyedihkan dalam hidupnya. Meski demikian, pihak keluarga tetap menerima takdir yang telah digariskan Allah.

Sementara itu, sepupu Syekh Saleh Al Shaibi, Nizar Al-Shaibi mengungkapkan, bahwa hari kepergian saudaranya itu merupakan hari yang paling menyedihkan bagi keluarga besar Al Shaibi.

Namun berkat curahan cinta, solidaritas, dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat yang bergegas menyampaikan belasungkawa, turut meringankan beban duka mereka.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Tribunjateng.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X