Putuskan Resign Dari Kantor, Kini Wanita Ini Sukses Dari Brand Fashion Sendiri

- Minggu, 14 Mei 2023 | 18:45 WIB
Koleksi brand ready to wear Aleza  (Instagram @alezalabel)
Koleksi brand ready to wear Aleza (Instagram @alezalabel)

KALIMANTAN UPDATE - Banyak sebagian orang berbagi pengalaman memutuskan untuk resign dari kantor karena beberapa alasan.

Bahkan mereka tersebut melanjutkan aktifitas lainnya seperti fokus menjadi pengusaha, pembisnis, influencer dan masih banyak lagi.

Hal ini dilakukan oleh sosok wanita sukses di bidang industri modest fashion dan ready to wear lokal bernama Dea Demona.

Baca Juga: Cerita Fanny Tjandra Jadi Konten Kreator Berpenghasilan Usai Resign Dari Pegawai

Dea Demona merupakan sosok pembuat brand lokal asal Jakarta "Aleza" yang eksis sejak tahun 2016.

Brand Aleza dikenal dengan koleksi ready to wear berupa kemeja, tunik, blouse, sweater dengan motif yang khas.

Wanita juga sebagai Lulusan Esmod tahun 1999 itu pernah mengaku bekerja di berbagai macam tempat sebelum memutuskan untuk membuat brand sendiri.

Baca Juga: Diduga Gegara Tak Laku, Penyebab Ratusan Kilo Cabai Rawit Dibuang di Selokan

"Aku kerja di desainer dulu, garment dan E-commerce. Dari awal kerja memang di industri fashion. Memutuskan bikin Aleza di tahun 2016, karena sudah capek juga ya kerja. Kepengen memulai sesuatu yang baru sendiri. Akhirnya memberanikan diri untuk resign pada saat itu tahun 2015. Tadinya sebenarnya brand yang kita pertama kali bikin itu bukan Aleza, tapi ada satu brand itu lebih general fashion namanya Papo, pattern project," katanya.

Sukes dengan brand yang dimilikinya, ia memutuskan untuk berhijab yang kemudian sempat merasa sulit mencari brand muslimah sesuai dengan karakternya.

Awal dalam pembangunan brand ini juga dirinya hanya memiliki lima orang tim yang sudah termaksuk bagian gudang dan dirinya sendiri yang mendesain koleksi Aleza.

Baca Juga: Banyak Keluhan Layanan Sempat Alami Eror, Pihak BCA Buka Suara

Produknya saat itu berupa kemeja basic dan beberapa busana ready to wear.

"Jadi visinya Aleza bisa mengcover personalnya perempuan walaupun dengan DNA seperti itu setidaknya kita memberikan pilihan kepada setiap perempuan, Aleza bisa di mix and match bisa menjadi feminin, sporty sedikit dan formal. Dengan kita menyediakan lebih banyak varian style, jadi harapannya yang menggunakan bajunya Aleza itu lebih banyak personalnya," lanjutnya.

Dia mengungkapkan brand Aleza mulai dikenal pada tahun kedua dan ketiga setelah berdiri.

Baca Juga: KPK Selidiki Lebih lanjut Proyek Pembangunan Toilet 98 Miliar di Bekasi

Dari yang awalnya hanya dijual secara online, setelah semakin dikenal Dia melakukan ekspansi dengan mendirikan toko offline.

Aleza juga diketahui sempat mengalami sedikit permnasalah tengah Covid melanda, tapi hal itu tak membuatnya pantang menyerah dalam memunculkan setiap ide.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: wolipop.detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X