Banting Setir Jadi Cuci Piring, Kini Warga Asal Kalbar Ini Jadi Chef Handal di New York

- Kamis, 15 Juni 2023 | 12:34 WIB
Potret Richard Leonardo sedang memasak masakannya. (Instagram @richard_leonardo)
Potret Richard Leonardo sedang memasak masakannya. (Instagram @richard_leonardo)

KALIMANTAN UPDATE - Banyak dari Warga Negara Indonesia merantau untuk mengubah nasib ke Luar Negeri untuk menjadi lebih baik.

Adapun memungkin sedikit mengalami kerugian selama lamanya merauntau, terbilang cukup banyak WNI meraih kesuksesan saat berada di negara orang lain tersebut.

Hal ini juga dialami oleh pemuda asal Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) bernama Richard Leonardo yang sukses menjadi chef ternama atau koki handal di sebuah hotel dan restoran ternama di New York, Amerika Serikat yaitu "The Peninsula".

Baca Juga: Siswa Sekolah Menengah di AS Masuk Lebih Siang Demi Menjaga Kesehatan Jiwa

Perjuangan menjadi sosok luar biasanya itu tak lepas dari konsisten dan kerja keras ketika memulai meniti karie dan terjun ke dunia kuliner sejak 13 tahun lalu.

Awalnya Richard Leonardo sedang melanjutkan pendidikannya atau berkuliah di salah satu University di NY, AS mengambil jurusan komputer.

Demi mampu bertahan hidup dan mendapat uang tambahan, dirinya memutuskan menjadi seorang buruh cuci piring di salah satu restoran seperti restoran Amerika, Inggris, Meksiko, hingga Asian Fushion.

Baca Juga: Kim Jong Un Larang Warga Korea Utara Untuk Bunuh Diri Setelah Kasus Bunuh Diri Semakin Meningkat

"Setelah kerja di restoran tersebut beberapa tahun, saya mulai dari nol lagi kerja di restoran Prancis dan restoran sushi. Dari situ saya mulai membangun karier saya dan akhirnya saya menguasai masakan Jepang, Amerika, Inggris, Meksiko, dan Prancis. Saya juga pernah menjadi sushi chef selama 8 tahun," kata Richard 

Putus kuliah di jurusan komputer, Richard melanjutkan sekolah pastry di International Culinary Center New York dan lulus dengan predikat terbaik.

Ia juga pernah mendapat Outstanding Service Award saat bekerja di restoran Bistro Perancis, Le Coq Rico, di mana para chef di sana memiliki 1 Michelin Star di Prancis.

Baca Juga: Lagu Aldi Taher Menjadi Fenomenal di Media Sosial, Direspon FIFA hingga Jurnalis Italia Fabrizio Romano

"Setelah itu saya kerja di Restoran Daniel punyanya Chef Daniel Boulud, hingga akhirnya saya dapat tawaran posisi sebagai Executive Pastry Chef pertama saya di restoran Buddha Bar New York. Setelah itu saya pindah ke Frevo New York, Hotel Equinox, dan sekarang saya bekerja di The Peninsula New York," ucapnya.

 
 
Terjun ke dunia pastry, Richard mengaku suka dengan makanan manis serta dessert, dan mendalami pastry hingga saat ini.
 
Richard juga mengatakan, lebih memilih pastry karena ia bisa bermain dengan tekstur, warna, dan bentuk.
 
 
Pria berusia 29 tahun ini juga membeberkan pernah memasak untuk artis-artis ternama seperti, Kevin Hart, Mariah Carey, Lee Sun Kyun, dan masih banyak lagi.
 
Ia juga pernah memasak untuk atlet ternama yaitu, Kevin Duran, LeBron James, McGregor, hingga Apollo Kidd.
 
Selain itu, Richard juga pernah memasak untuk beberapa presiden dari negara berbeda-beda.
 
 
Semua menu pastry di The Peninsula ia ciptakan sendiri, ia mengganti menu setiap 4 bulan sekali.
 
Ia juga menggunakan beberapa bahan dari Indonesia seperti gula Jawa, vanilla dari Indonesia, kopi Sumatera, cokelat Bali, dan cokelat Jawa.
 
Richard juga pernah berkolaborasi dengan beberapa Iron Chefs dan Michelin Stars Chefs seperti, Daniel Boulud, Gordon Ramsay, Vito Mollica, dan Antoine Westermann.
 
Sementara itu dirinya juga keinginannya untuk pulang ke Mempawah karena semua keluarga besarnya ada di sana. Tapi tidak bisa sampai sekarang karena urusan pekerjaan.***
 
 
 

Editor: Syaifullah

Sumber: kumparan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X