Kazakhstan vs Kepulauan Faroe Berakhir Imbang, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melonjak ke 116 Dunia
Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Pertandingan Kazakhstan vs Kepulauan Faroe dalam lanjutan UEFA Nations League C 2026 berakhir dengan skor 2-2 di Astana Arena, Senin (6/10/2026) malam. Hasil imbang ini menjadi berkah bagi Timnas Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 116 dunia dalam ranking FIFA terbaru. Laga Kazakhstan vs Kepulauan Faroe sendiri menyajikan drama menarik, di mana tuan rumah harus tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menyamakan kedudukan.
Kepulauan Faroe, yang secara peringkat berada di bawah Kazakhstan, tampil mengejutkan dengan mencetak gol lebih dulu melalui Petur Knudsen pada menit ke-22. Keunggulan tim tamu berlipat ganda setelah Geza David Turi mencetak gol kedua pada menit ke-63. Kazakhstan yang tampil di hadapan pendukung sendiri baru bisa bangkit setelah Maliy Sergiy memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68. Nuraly Alip kemudian menjadi pahlawan dengan gol penyama kedudukan pada menit ke-76, memaksa laga Kazakhstan vs Kepulauan Faroe berakhir tanpa pemenang.
Hasil ini sangat merugikan Kazakhstan dalam perhitungan poin ranking FIFA. Sebagai tuan rumah, mereka seharusnya mampu meraih kemenangan penuh, namun gagal memanfaatkan peluang. Kazakhstan kehilangan 0,39 poin dan total poinnya turun menjadi 1.166,26. Sementara itu, Kepulauan Faroe yang berada di peringkat 123 FIFA justru mendapatkan tambahan poin berharga. Kini Kazakhstan masih tertahan di posisi keempat atau juru kunci Grup 3 UEFA Nations League C dengan koleksi 2 poin, sedangkan Kepulauan Faroe berada di posisi kedua dengan 4 poin.
Di sisi lain, Timnas Indonesia menuai keuntungan besar dari hasil imbang Kazakhstan vs Kepulauan Faroe. Sebelumnya, Indonesia berada di peringkat 117 dunia dengan koleksi poin 1.166,50 setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan dramatis atas Thailand di final melalui adu penalti (2-2, 4-2 penalti) pada 5 Oktober 2026 telah menambah 3,35 poin bagi Skuad Garuda. Kini, dengan tambahan dari hasil imbang Kazakhstan, Indonesia naik ke posisi 116 dunia, menggeser Kazakhstan yang turun ke peringkat 117.
Kenaikan ini juga tidak lepas dari hasil buruk yang dialami Sudan. Tim asal Afrika tersebut kalah telak 1-4 dari Mozambik, yang membuat mereka kehilangan 11,08 poin. Kombinasi hasil imbang Kazakhstan vs Kepulauan Faroe dan kekalahan Sudan membuka jalan bagi Indonesia untuk melesat naik dua tingkat dalam periode FIFA Matchday September-Oktober 2026.
Perjalanan Timnas Indonesia selama FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri cukup fluktuatif. Pada 26 September 2026, Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 dan meraih tambahan 4,12 poin. Namun, hasil imbang 0-0 melawan Malaysia pada 28 September sempat mengurangi 0,68 poin karena Malaysia memiliki peringkat FIFA lebih rendah. Indonesia kemudian bangkit dengan mengalahkan Bangladesh 9-2 pada 1 Oktober, menambah 2,66 poin. Puncaknya, kemenangan atas Thailand di final menambah 3,35 poin dan memastikan gelar juara.
Dengan total 1.166,50 poin, Indonesia kini berada di posisi 116 dunia. Posisi ini masih bisa berubah karena persaingan di papan tengah sangat ketat. Selisih poin antara Indonesia dan Kazakhstan hanya 0,24 poin, sehingga setiap pertandingan internasional akan sangat berpengaruh. Pelatih John Herdman yang baru sembilan bulan menangani Timnas Indonesia berhasil mempersembahkan gelar juara dan memecahkan rekor sebelumnya. Prestasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pemain menjelang Piala Asia mendatang.
Sementara itu, di kawasan Asia Tenggara, posisi Thailand, Vietnam, dan Malaysia juga mengalami fluktuasi. Thailand yang menjadi runner-up ASEAN Cup tetap menjadi pesaing utama, sedangkan Malaysia menunjukkan peningkatan poin signifikan. Vietnam justru mengalami penurunan akibat rentetan hasil kurang memuaskan. Namun, fokus utama saat ini adalah bagaimana Timnas Indonesia dapat mempertahankan momentum positif ini untuk terus mendaki peringkat FIFA.
Kesimpulannya, hasil imbang Kazakhstan vs Kepulauan Faroe telah menjadi berkah tersendiri bagi Timnas Indonesia. Kenaikan ke peringkat 116 dunia merupakan buah dari kerja keras seluruh tim dan juga faktor eksternal yang menguntungkan. Dengan persaingan yang semakin ketat, Skuad Garuda harus terus konsisten meraih hasil positif di setiap pertandingan internasional agar dapat terus menanjak dan mengukir sejarah baru di kancah sepak bola dunia.
