Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Pemerintah Kabupaten Banjar resmi mengisi kekosongan dua jabatan kepala desa melalui pelantikan Pembakal Pengganti Antarwaktu (PAW) yang digelar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Rabu (7/10/2026) pagi. Momentum Lantik Dua Pembakal PAW Ini Harapan Bupati Banjar menjadi sorotan karena Bupati Banjar H Saidi Mansyur menitipkan pesan tegas kepada para pejabat baru agar menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Dua Pembakal PAW yang dilantik melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar adalah Dadang Ardiyanto sebagai Pembakal PAW Desa Kertak Empat, Kecamatan Pengaron, dan Juhdi sebagai Pembakal PAW Desa Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri Darussalam. Keduanya mengisi posisi yang sebelumnya kosong dan kini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi desa masing-masing.
Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Dalam sambutannya, Bupati Banjar H Saidi Mansyur menekankan bahwa jabatan Pembakal bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang kelak harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, masyarakat, dan negara. Pesan ini menjadi inti dari harapan Bupati Banjar dalam proses Lantik Dua Pembakal PAW Ini Harapan Bupati Banjar yang berlangsung khidmat tersebut.
“Ingatlah bahwa jabatan ini nantinya harus saudara pertanggungjawabkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kepada masyarakat dan juga kepada negara,” tegas Saidi Mansyur di hadapan para tamu undangan.
Ia juga meminta kedua Pembakal yang baru dilantik agar segera bekerja dan beradaptasi dengan berbagai tugas pemerintahan desa. Menurutnya, tidak ada waktu untuk berleha-leha karena masyarakat menanti kehadiran pemimpin yang mampu melayani dengan cepat dan tepat.
Sinergi dengan BPD dan Seluruh Elemen Desa
Bupati Saidi menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi yang baik dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi ini dinilai kunci agar roda pemerintahan desa berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Selenggarakan pemerintahan desa secara profesional, transparan, akuntabel, partisipatif dan harus selalu taat terhadap peraturan perundang-undangan,” harap dia.
Dalam kesempatan itu, Bupati Banjar juga menambahkan bahwa seorang pembakal harus mampu memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat berjalan dengan baik. Keempat aspek tersebut menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan seorang kepala desa.
Prosesi Pelantikan dan Pakta Integritas
Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas oleh para pembakal PAW bersama Bupati Banjar. Prosesi dilanjutkan dengan pemasangan tanda jabatan oleh bupati dan pemberian ucapan selamat oleh para pejabat yang hadir.
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Wakil Ketua DPRD Banjar, unsur Forkopimda lainnya, Kepala Dinas PMD Banjar, Camat Pengaron, Camat Cintapuri Darussalam, Ketua Apdesi, anggota BPD, serta sejumlah undangan. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kepemimpinan desa yang baru.
Harapan untuk Desa yang Lebih Maju
Momentum Lantik Dua Pembakal PAW Ini Harapan Bupati Banjar tidak hanya menjadi seremonial belaka. Publik menaruh harapan besar agar kedua pembakal baru mampu mempercepat pembangunan desa, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong partisipasi warga dalam setiap program yang dijalankan.
Desa Kertak Empat di Kecamatan Pengaron dan Desa Alalak Padang di Kecamatan Cintapuri Darussalam memiliki karakteristik wilayah yang berbeda. Karena itu, pendekatan pembangunan yang ditempuh pun harus disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing desa, mulai dari sektor pertanian, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengamat pemerintahan desa menilai bahwa pelantikan PAW ini menjadi solusi tepat untuk menjaga kesinambungan pelayanan di tingkat desa. Dengan kepemimpinan yang definitif, program-program pembangunan yang sempat tertunda dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan administratif.
Selain itu, transparansi dalam pengelolaan anggaran desa menjadi tantangan utama yang harus dijawab oleh kedua pembakal. Masyarakat kini semakin kritis dan menginginkan keterbukaan informasi, terutama terkait penggunaan dana desa dan alokasi pembangunan.
Kesimpulan
Pelantikan dua Pembakal PAW di Kabupaten Banjar menjadi langkah strategis dalam mengisi kekosongan kepemimpinan desa. Pesan Bupati Banjar H Saidi Mansyur agar para pembakal bekerja dengan integritas, transparan, dan akuntabel menjadi fondasi penting bagi terwujudnya pemerintahan desa yang profesional. Harapan besar kini bertumpu pada Dadang Ardiyanto dan Juhdi untuk membuktikan kinerja terbaik mereka bagi masyarakat Desa Kertak Empat dan Desa Alalak Padang. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan desa dan kesejahteraan warga.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan

