Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan: Operasi Salvage Dimulai
Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | Operasi pengangkatan bangkai Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa memasuki babak baru. Manajemen PT Virgo Karya Shipping (VKS) memastikan proses penyelaman untuk pemetaan salvage telah dimulai pada Sabtu (10/10/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan 53 Korban Belum Ditemukan, sebuah misi kemanusiaan yang masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Kepala Cabang PT VKS Banjarmasin, Dwi, mengungkapkan bahwa penyelaman berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu. “Penyelaman ini berlangsung dua hari pada Sabtu dan Minggu,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (11/10/2026). Tim penyelam memiliki beberapa tugas krusial, salah satunya adalah oil recovery atau pemulihan minyak dari dalam kapal. Upaya ini dilakukan untuk menguras minyak dan limbah bahan bakar agar tidak mencemari perairan sekitar. “Dilakukan penyemprotan bahan kimia untuk menetralisasi bahan bakar,” jelas Dwi.
Selain menangani sisa bahan bakar, tim penyelam juga akan menentukan lokasi pemasangan dudukan berupa cincin logam yang diperlukan untuk mengangkat bangkai kapal ke permukaan. Dwi berharap penyelaman tersebut dapat membantu menemukan korban yang kemungkinan masih terjebak di dalam kapal. Hingga kini, Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan 53 Korban Belum Ditemukan masih menjadi fokus utama, seiring dengan upaya Basarnas yang telah menghentikan operasi penyelaman di bangkai kapal dan beralih menyisir perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat untuk mencari sisa korban di permukaan.
Kapal Virgo tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. Dari total 243 penumpang dan awak kapal, sebanyak 190 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia. Sementara itu, 53 korban lainnya masih dalam pencarian. Manajemen kapal juga telah meminta otoritas maritim menerbitkan marine notice atau pemberitahuan resmi bagi kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi bangkai kapal, guna menghindari insiden serupa.
Proses pengangkatan bangkai kapal ini bukan tanpa tantangan. Selain kondisi bawah laut yang kompleks, cuaca di Laut Jawa yang tidak menentu menjadi faktor penghambat. Namun, tim penyelam terus bekerja keras dengan dukungan peralatan canggih dan prosedur keselamatan ketat. Dwi menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan operasi ini demi memberikan kepastian kepada keluarga korban. Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan 53 Korban Belum Ditemukan menjadi simbol harapan agar seluruh korban dapat ditemukan dan diidentifikasi.
Di sisi lain, Basarnas terus melakukan pencarian di permukaan dengan melibatkan kapal patroli dan pesawat udara. Koordinasi antara Basarnas, PT VKS, dan otoritas terkait berjalan intensif. Masyarakat pesisir juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi ini melibatkan puluhan personel terlatih dan relawan yang bahu-membahu.
Secara keseluruhan, upaya pengangkatan bangkai kapal dan pencarian korban masih akan memakan waktu. Namun, tekad untuk menuntaskan misi kemanusiaan ini tidak pernah surut. Semua pihak berharap agar 53 korban yang belum ditemukan segera ditemukan, sehingga keluarga dapat berduka dengan layak. Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan 53 Korban Belum Ditemukan akan terus menjadi perhatian publik hingga tuntas.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: Kanal Kalimantan
