Gelombang Tablig Akbar di Berbagai Daerah, dari Labuhanbatu hingga Jakarta, Umat Diajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Fenomena tablig akbar kembali mewarnai berbagai daerah di Indonesia dalam sepekan terakhir. Mulai dari Lapangan Terminal Padang Bulan, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, hingga halaman Masjid Jami Al-Kautsar di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan Masjid Besar Nurul Yaqin di Kedungadem, Bojonegoro, ribuan jamaah tumpah ruah menghadiri tablig akbar yang dikemas dengan beragam tema dan kegiatan sosial. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Di Labuhanbatu, tablig akbar digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten Labuhanbatu. Acara yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) di Lapangan Terminal Padang Bulan, Rantauprapat, ini menghadirkan penceramah nasional Al-Ustaz Subki Al-Bughury. Turut hadir Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., Wakil Bupati H. Jamri, S.T., para ulama, umara, serta ribuan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati Maya Hasmita berharap tablig akbar dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas anugerah kemakmuran dan keberkahan bagi Kabupaten Labuhanbatu. Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan ketaatan beribadah serta menjauhi perbuatan dosa dan maksiat, termasuk melalui gerakan antinarkoba dan perlindungan generasi muda dari judi online, tawuran, begal, kekerasan, serta pergaulan bebas.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam tablig akbar di Labuhanbatu adalah penampilan Ananda Rizki Ahza Ramadhan, Duta Dai Cilik Terbaik Juara I TVRI 2024 yang meraih hadiah utama umrah. Putra daerah Labuhanbatu itu tampil sebagai pembuka dengan menyampaikan dakwah bertema “Aku Dai Cinta NKRI”. Ahza merupakan alumni SDIT Yayasan Al-Azhar Rantauprapat dan saat ini melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin. Inisiator Akademi Dai Cilik (ADC) TVRI Sumatera Utara, Ustaz Fadhli Sudiro, mengapresiasi pelaksanaan tabligh akbar tersebut dan berharap kegiatan serupa terus memotivasi generasi muda untuk berdakwah.
Di Jakarta, Masjid Jami Al-Kautsar, Jalan Agung Raya 1, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menggelar tablig akbar yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pembagian 1.200 paket sembako kepada jamaah dan masyarakat sekitar. Acara berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) mulai pukul 19.30 WIB hingga 23.00 WIB. Mengusung tema “Meneladani kepedulian sosial Rasulullah SAW: Berbagi berkah, merajut ukhuwah menebar manfaat untuk sesama”, kegiatan ini dihadiri para alim ulama, tokoh masyarakat, ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pengurus mushala, unsur pemerintahan Kelurahan Lenteng Agung, perwakilan RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta organisasi kemasyarakatan. Ketua panitia pelaksana, Ustadz Ahmad Faiz, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berjalan selama tiga tahun. “Selain diisi dengan ceramah agama dan pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW, di sini kami juga membagikan paket sembako untuk jamaah, walaupun isinya tidak terlalu banyak, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sekitar masjid,” ujarnya.
Sementara itu, di Bojonegoro, ribuan jamaah memadati Masjid Besar Nurul Yaqin hingga halaman Balai Desa Kedungadem pada Minggu malam (18/10/2026). Mereka menghadiri tablig akbar yang menghadirkan Ustadz Rifky Ja’far Thalib dari Kasembon, Malang. Mengusung tema “Bergerak dalam Ketaatan, Bersatu dalam Kebaikan”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Takmir Masjid Besar Nurul Yaqin bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungadem. Antusiasme jamaah terlihat dari padatnya lokasi kegiatan. Tidak hanya warga Muhammadiyah, jamaah dari Nahdlatul Ulama (NU) juga turut hadir, termasuk perwakilan dari PCM wilayah sekitar seperti Kepohbaru, Baureno, Sumberrejo, Kanor, Balen, Sugihwaras, Sukorame, hingga Bluluk. Kehadiran jamaah lintas organisasi menjadi salah satu hal yang menonjol dalam kegiatan tersebut.
Selain di tiga lokasi itu, semangat tablig akbar juga terasa di Ponorogo. Dalam rangkaian pengukuhan Ketua Rayon PSHT Ranting Mlarak, Cabang Kabupaten Ponorogo, digelar tabligh akbar dan shalawat bersama ASPARAGUS Ponorogo. Acara yang dihadiri ribuan jamaah PSHT ini berlangsung khidmat, dengan lantunan shalawat yang menggema di tengah lautan manusia, menciptakan suasana spiritual yang sejuk dan mendamaikan hati. Plt Bupati Ponorogo turut hadir dalam acara tersebut.
Fenomena tablig akbar juga menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Dalam sesi tanya jawab pada tabligh akbar yang digelar Sabtu (17/10/2026), Ustadzah Qotrunnada Syathiry Ahmad, Lc., memberikan bimbingan tentang cara memilih pasangan dalam Islam. Ia menekankan pentingnya ikhtiar, perbaikan diri, dan pertimbangan agama dalam mencari jodoh. “Carilah di tempat-tempat kebaikan, carilah di majelis-majelis taklim,” pesannya. Menurutnya, tugas ikhtiar pertama adalah memperbaiki diri karena Allah akan memantaskan, dan tugas kedua adalah berikhtiar untuk mencari pasangan yang sesuai.
Dari rangkaian peristiwa tersebut, dapat disimpulkan bahwa tablig akbar telah menjadi agenda yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah dan penguatan iman, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat persatuan lintas organisasi, dan membangun generasi muda yang religius. Semangat yang terpancar dari setiap tablig akbar di berbagai daerah menunjukkan bahwa umat Islam Indonesia terus bergerak dalam ketaatan dan bersatu dalam kebaikan.
