Derby Thủ Đô Nóng Bỏng: Hà Nội FC Hạ Bệ Đương Kim Vô Địch, Công An Hà Nội FC Mất Ngôi Đầu
Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Cuộc đối đầu giữa công an hà nội fc và Hà Nội FC tại vòng 4 V.League 2026-2027 benar-benar menyajikan drama yang tak terlupakan. Bertanding di sân Hàng Đẫy pada malam 18 Oktober, công an hà nội fc yang datang dengan status sempurna tiga kemenangan beruntun akhirnya harus menelan pil pahit kekalahan pertama mereka musim ini dengan skor 1-2. Kekalahan ini sekaligus membuat công an hà nội fc kehilangan takhta puncak klasemen yang kini direbut oleh CLB Ninh Bình.
Pelatih Hà Nội FC, Harry Kewell, menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras seluruh tim. Ia mengakui bahwa công an hà nội fc tampil agresif dengan pressing ketat, sehingga ia memilih strategi bola panjang untuk menghindari kehilangan bola di area berbahaya. “Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami ingin bermain sesuai filosofi, tetapi harus menyesuaikan dengan lawan. CAHN pressing dengan baik, jadi kami memainkan bola panjang dan membatasi umpan pendek,” ujar Kewell.
Gol pembuka Hà Nội FC dicetak oleh Xuân Mạnh, sementara Văn Tùng menjadi penentu kemenangan 2-1. Penampilan Văn Tùng mendapat pujian khusus dari Kewell. “Dia kuat, penyelesaian akhirnya bagus. Hari ini Văn Tùng melakukan semua kemampuannya,” tambahnya.
Dari kubu công an hà nội fc, pelatih Polking mengakui timnya bermain kurang baik di babak pertama. Meski sempat menyamakan kedudukan di awal babak kedua, hilangnya konsentrasi lini belakang berujung pada gol kemenangan lawan. “Hà Nội FC bermain sangat baik. Mereka sangat ingin menang untuk kembali ke jalur juara, sementara kami bermain kurang gigih. Saya juga harus mengakui CAHN memiliki jadwal padat sehingga memengaruhi kebugaran pemain,” jelas Polking.
Kapten Hà Nội FC, Nguyễn Văn Quyết, menegaskan bahwa kemenangan atas công an hà nội fc memiliki makna istimewa. Menurutnya, menjaga kebanggaan di sân Hàng Đẫy adalah tanggung jawab seluruh pemain. “Hà Nội FC sudah meraih banyak gelar, tetapi kebanggaan kami adalah tanggung jawab untuk menjaganya di tanah sân Hàng Đẫy. Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami menghadapi banyak tekanan, dan hari ini semua orang melihat semangat seluruh tim sangat baik,” ujarnya.
Văn Quyết juga menyoroti proses regenerasi yang sedang dilalui Hà Nội FC. Meski usianya tak lagi muda, semangatnya untuk berkontribusi tetap membara. “Saya juga pemain senior sekarang. Tetapi bagi saya, semangat akan selalu abadi selama saya masih bermain di lapangan,” tutupnya.
Kontroversi VAR di Laga Lain
Di pertandingan terpisah, CLB Công an TPHCM meraih kemenangan tipis 1-0 atas Thể Công Viettel di sân Bình Dương. Gol tunggal dicetak oleh penyerang naturalisasi Olaha Mạnh Đức pada menit ke-68. Namun, laga ini diwarnai sejumlah keputusan kontroversial wasit Trần Ngọc Nhớ, termasuk kartu merah untuk Đức Phú setelah tinjauan VAR dan pembatalan penalti untuk Thể Công Viettel di masa injury time.
Pelatih Thể Công Viettel, Velizar Popov, enggan mengomentari keputusan wasit secara terbuka. “Saya tidak bisa mengontrol itu. Jika saya mengatakan apa yang saya pikirkan, saya akan dihukum. Semua orang yang merasakan keadilan bisa menilai sendiri. Ini bukan pertama kalinya dan bukan yang terakhir,” ucapnya singkat.
Peta Persaingan Semakin Ketat
Kekalahan công an hà nội fc membuktikan bahwa persaingan di V.League musim ini begitu sengit. Sebagai juara bertahan, công an hà nội fc tetap menjadi salah satu tim terkuat, namun hasil derby ini menjadi sinyal bahwa Hà Nội FC belum keluar dari persaingan gelar. Dengan perhitungan satu per satu pertandingan, Hà Nội FC akan menghadapi SHB Đà Nẵng berikutnya dan bertekad melanjutkan tren positif.
Bagi công an hà nội fc, jeda ini menjadi momen refleksi untuk memperbaiki konsentrasi dan kebugaran sebelum kembali berburu poin. Derby Thủ Đô telah membuktikan bahwa sepak bola Vietnam musim ini menyajikan kompetisi yang ketat, penuh emosi, dan tak jarang diwarnai kontroversi teknis. Kini, publik menanti bagaimana công an hà nội fc bangkit dan membalas kekalahan di pertemuan berikutnya.
