Misteri 'Sharktober': Great White Shark Menggila di Perairan California, Peringatan Pantai Dikeluarkan
Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Otoritas California kembali mengeluarkan peringatan bagi para pengunjung pantai setelah terdeteksi meningkatnya aktivitas great white shark di perairan sekitar Marina State Beach. Peringatan ini muncul hanya beberapa hari setelah rekaman dramatis seekor hiu putih besar tiba-tiba melompat ke permukaan air, hanya beberapa meter dari seorang pengunjung pantai yang tak menyadari bahaya di sekitarnya. Video tersebut langsung menjadi viral dan memicu kekhawatiran baru di kalangan peselancar serta penyelam di sepanjang pesisir California.
California State Parks mengonfirmasi bahwa status siaga hiu masih diberlakukan di Marina State Beach. Rekaman drone yang diambil pada Selasa, 20 Oktober, membuktikan adanya aktivitas hiu tambahan di kawasan tersebut. Temuan ini diperkuat oleh laporan Sanctuary Cruises, operator tur satwa liar yang berbasis di Moss Landing, yang berhasil merekam dua ekor great white shark berukuran besar berenang tepat di bawah permukaan laut di lepas pantai Marina.
Menurut kru Sanctuary Cruises, kondisi laut yang luar biasa tenang menjadi faktor utama keberhasilan pengamatan tersebut. Angin ringan dan permukaan air yang disebut “seperti cermin” memberikan pandangan yang sangat jelas terhadap kedua predator puncak itu. Suhu permukaan air saat itu tercatat sekitar 66 derajat Fahrenheit, dan paparan pasir dangkal di Marina Beach disebut sebagai kondisi ideal bagi hiu putih sebelum perubahan pola pesisir akibat musim dingin tiba.
Marty Greenstein, deputi direktur komunikasi dan pemasaran California State Parks, mengimbau masyarakat untuk selalu berkonsultasi dengan petugas sebelum memasuki air. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan setiap penampakan hiu. Meski demikian, ia menegaskan bahwa interaksi antara manusia dan hiu tergolong sangat jarang terjadi.
Fenomena ini bukanlah hal baru. Warga California, khususnya para penyelam dan peselancar, menyebut periode Oktober sebagai “Sharktober” karena lonjakan tajam aktivitas hiu di sepanjang pantai. Para ahli menjelaskan bahwa pada musim gugur, great white shark dewasa kembali ke perairan California setelah menghabiskan enam hingga delapan bulan berada di “White Shark Cafe”, sebuah kawasan di Samudra Pasifik terbuka.
Meski reputasinya menakutkan, serangan hiu di California tetap sangat langka. Penelitian peneliti California Department of Fish and Wildlife mencatat 201 insiden hiu terverifikasi di perairan California antara tahun 1950 hingga 2021, dengan 178 di antaranya melibatkan hiu putih. Dari jumlah tersebut, 107 menyebabkan luka-luka dan 15 berakibat fatal. Para ilmuwan menduga sebagian gigitan great white shark merupakan kasus kesalahan identitas, karena dari bawah permukaan, perenang dan peselancar bisa tampak menyerupai anjing laut atau singa laut.
Sebuah studi tahun 2024 yang diterbitkan dalam jurnal Cell menguji teori tersebut dengan menarik umpan berbentuk anjing laut yang dilengkapi lampu di bawahnya. Hasilnya, hiu lebih sering menyerang umpan tanpa lampu, namun cenderung menghindari umpan yang diterangi. Temuan ini membuka jalan bagi upaya mitigasi serangan hiu di masa depan.
Di sisi lain, kasus pelanggaran terhadap great white shark turut mencuat. Christopher Stefanou, pria 30 tahun asal Long Island yang dikenal sebagai “Long Island Shark Man”, diadili di Barnstable Superior Court, Massachusetts, atas tuduhan kekejaman terhadap hewan. Ia dituduh menangkap secara ilegal seekor hiu putih bernama “Aaron the Shark” di lepas Cape Cod pada Oktober 2025 bersama seorang klien asal Eropa. Hiu tersebut sebelumnya telah ditandai dan dipantau ketat oleh Massachusetts Division of Marine Fisheries bersama Atlantic White Shark Conservancy. Stefanou didakwa melakukan penangkapan hiu dari pantai secara ilegal, kepemilikan spesies terlarang, serta penggunaan umpan mekanis. Hakim menetapkan jaminan sebesar 10.000 dolar AS dan menjadwalkan sidang berikutnya pada 11 Desember 2026.
Hiu putih besar sendiri berstatus spesies rentan secara global, satu tingkat di bawah terancam punah, dan dilarang ditangkap di seluruh perairan Amerika Serikat. Regulasi Massachusetts melarang penangkapan hiu dari pantai dengan peralatan yang dirancang memancing spesies besar, demi melindungi publik dari praktik yang sengaja mendekatkan predator ke garis pantai.
Sementara itu, video viral lain menunjukkan seekor ikan besar yang tampak seperti great white shark melompat vertikal dari air di sebuah pantai California, seolah memotret pengunjung yang sedang berjalan ke arah laut. Para ahli menyebut beberapa hiu memang mampu meluncur vertikal dari air untuk menyergap mangsa, meski belum jelas apakah itu yang terjadi dalam rekaman tersebut.
Dengan meningkatnya aktivitas hiu di perairan California, para pejabat terus mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi bersama petugas taman, tetap waspada, dan melaporkan setiap penampakan. Keindahan laut memang memikat, namun kewaspadaan terhadap great white shark menjadi kunci keselamatan di musim Sharktober ini.
