Viral Video Pria Kesal Ingin Tukar Uang Logam Tapi Diusir Oleh Security BI, Bank Indonesia Buka Suara

- Jumat, 13 Desember 2024 | 12:20 WIB
Ilustrasi Pecahan Purwarupa Koin Logam yang Dicetak Bank  Indonesia Sebagai Uang Kuno
Ilustrasi Pecahan Purwarupa Koin Logam yang Dicetak Bank Indonesia Sebagai Uang Kuno

KALIMANTAN UPDATE - Viral Video berdurasi 1 menit 30 detik memperlihatkan seorang pria hendak menukarkan uang logam seberat 8 kilogram di Bank Indonesia (BI) yang mendapatkan perlakuan kurang baik.

Alih-alih menerima pelayanan penukaran uang, pria tersebut mengaku diminta membuang uangnya oleh seorang petugas keamanan (security) BI.

Pria yang merekam video tersebut menjelaskan bahwa ia membawa uang logam untuk ditukar ke kantor BI.

Baca Juga: Cek Fakta: Bank Indonesia Resmi Mengeluarkan Uang Baru?

Namun, sebelum memasuki gedung, ia dihentikan oleh seorang petugas keamanan yang menyatakan bahwa uang logam yang dibawanya tidak dapat ditukar dan bahkan menyarankan untuk membuangnya.

Dalam video juga terlihat sebuah tas yang tergeletak di jalan dengan beberapa uang logam recehan tercecer di sekitarnya. Beberapa petugas keamanan lainnya tampak berusaha membantu memunguti uang logam tersebut.

Namun, pria itu terus mengungkapkan kekesalannya sambil merekam situasi, menyayangkan pelayanan yang diterimanya.

Baca Juga: Ramai Kabar Uang Mutilasi Beredar di Media Sosial, Bank Indonesia Sebut Hoaks

Dia juga mengungkapkan bahwa selain ditolak, uang yang dibawanya dianggap tidak berlaku untuk ditukarkan.

 

Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @Yusril_Koto dan kemudian dibagikan ulang oleh akun X @blackshark7890.

Banyak warganet yang menilai pelayanan publik BI tidak ramah dan mengecewakan.

Baca Juga: Bank Indonesia dan Bank Of Korea Kerja Sama Penggunaan Mata Uang Lokal

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menegaskan bahwa pada prinsipnya, bank sentral tidak pernah menolak permintaan penukaran uang dari masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X