Pasca Pilpres AS 2024, Kabar Rupiah Belum Memiliki Kepastian?

- Kamis, 7 November 2024 | 18:21 WIB
Dolar AS dan Rupiah. ((freepik.com))
Dolar AS dan Rupiah. ((freepik.com))

KALIMANTAN UPDATE - Rupiah dibuka menguat tipis 0,09% ke Rp15.815/US$ pada Kamis pagi (7/11/2024), didorong oleh aksi ambil untung dolar AS.

Selain itu ada sentimen positif dari pernyataan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk menjaga stabilitas nilai tukar di pasar dan tidak terburu-buru memangkas suku bunga BI.

Rupiah memimpin penguatan di Asia, bersama mata uang seperti won dan yen, meski sebagian besar mata uang Asia lain masih melemah.

Baca Juga: Hasil Pilpres AS 2024: Trump Diunggulkan Lebih Banyak di Sejumlah Daerah Dibandingkan Kamala Harris

Penguatan juga terjadi meskipun tekanan jual di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) masih besar. Indeks dolar AS pun terlihat tetap kuat di level 105,19.

Secara teknikal, rupiah berpotensi mencapai Rp15.770-Rp15.750 jika resistance Rp15.800 terlewati.

Sebaliknya, kuatnya tekanan di pasar saham dan surat utang bisa mendorong rupiah melemah lagi hingga Rp15.880, dan selanjutnya di Rp15.900-Rp15.910 per dolar AS.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: bloombergtechnoz.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Deretan Harga Gift TikTok Beserta Nominal Terbaru 2024

Jumat, 13 September 2024 | 10:32 WIB
X