Curhat Warganet Sebut Bali Sudah Mulai Dikuasai WNA, Terutama Mulai Rebut Pekerjaan Lokal

- Kamis, 30 Mei 2024 | 09:28 WIB
Wisata ke Pulau Dewata Bali harus menghormati adat istiadat dan budaya. (Unsplash/Eyestetix Studio)
Wisata ke Pulau Dewata Bali harus menghormati adat istiadat dan budaya. (Unsplash/Eyestetix Studio)

KALIMANTAN UPDATE - Selebgram, Wanda Ponika menganggap kondisi Bali kini sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, Pulau Dewata sedang dijajah oleh warga negara asing (WNA), mulai dari ekonomi hingga harga diri.

Hal tersebut viral di media sosial setelah dibagikan Wanda pertama kali melalui Instagram pribadinya @wandaponika pada Sabtu, 18 Mei 2024 lalu.

Dia mengatakan, saat ini banyak dijumpai WNA yang berlaku seenaknya di Bali, mulai dari ugal-ugalan saat berkendara di jalan, berbuat mesum di tempat umum hingga menodai tempat suci di Negeri Seribu Pura tersebut.

Baca Juga: Viral Wanita Curhat Jadi Korban Begal, Ternyata Dianiaya Suami Teman

"Seolah kita bangsa miskin, lemah yang tak berdaya dan tak mampu memberi sanksi pada mereka,” tulisnya dikutip Minggu 26 Mei 2024.

Wanda juga mengaku cukup resah dengan diubahnya nama peta Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung menjadi New Mockba atau New Moscow. Di sana, para WNA disebut membuka berbagai tempat usaha dan bekerja dengan visa turis.

Wanda mengungkap, mereka merebut pekerjaan yang selama ini menjadi mata pencaharian warga lokal.

Baca Juga: Postingan Kalimat All Eyes on Rafah Jadi Tren di Media Sosial

"Pekerjaan mereka beragam, mulai menjadi guru tari, guru yoga, makeup artist, buka restoran, salon, membuat tato, spa, arsitek dan mendadak jadi kontraktor,” tulisnya.

"Karena modalnya tak besar dan bisa dibiayai leasing, kini bisnis (sewa motor) dirambah warga asing,” imuhnya.

"Seberapa banyak lowongan pekerjaan yang direbut? Seberapa banyak potensi pemasukan negara yang hilang?” sambungnya.

Parahnya lagi, Wanda mengungkap bahwa konsumen dari berbagai bisnis yang digeluti WNA tersebut adalah sesama dari mereka.

Baca Juga: Alasan Alan Walker Kunjungi Medan Agar Dapat Bertemu Guru dan Murid Viral

"Komunitas mereka cukup besar di Bali. Polanya saling support, mereka cuma mau belanja dan memakai jasa rekan senegara mereka,” katanya.

"Kita WNI wajib bayar pajak, lalu WNA mengeruk uang di negeri kita tanpa jelas bayar pajak atau tidak,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Viva

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X