KALIMANTAN UPDATE - Oknum polisi Brigadir MN diperiksa Propam. MN yang bertugas di Polres Lombok Timur diduga menghamili seorang perempuan berinisial WO dari hasil hubungan asmara di luar nikah.
Perwira Administrasi 1 Subbidang Pengamanan Internal Polri (Paminal) Propam Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Ipda Gde Aris Chandra membenarkan adanya penanganan kasus Brigadir MN yang berasal dari laporan aduan tersebut.
"Iya, kasusnya memang kami tangani dan sudah berjalan di tahap penyelidikan," kata Aris melalui sambungan telepon dari Mataram, Senin.
Baca Juga: Viral Video Polisi Diprotes Karena Tak Ada Spion dan Pajak Mati, Awalnya Sempat Mau Tilang Warga
Karena melihat tugas dari Brigadir MN di Lombok Timur, kata dia, Polda NTB melimpahkan kasus tersebut ke Polres Lombok Timur.
"Jadi, dari penyelidikan kami terungkap adanya indikasi pelanggaran etik Polri. Makanya, tindak lanjut penanganan kami limpahkan ke Polres Lombok Timur," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satreskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan bahwa pelimpahan penanganan kasus tersebut kini sudah masuk ke Seksi Propam Polres Lombok Timur.
"Jadi, pelimpahannya bukan kepada kami karena ini berkaitan dengan etik Polri, langsung ke propam," ucap Dharma.
Sebelum akhirnya mengadukan kasus ini ke Polda NTB, WO yang dikonfirmasi mengaku Polres Lombok Timur pernah mencoba untuk membantunya menyelesaikan persoalan ini secara mediasi.
Namun, dari hasil mediasi, WO yang kini hamil tiga bulan mengatakan bahwa Brigadir MN tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap WO.
"Karena dia (Brigadir MN, red) tidak mau tanggung jawab, saya lanjut buat surat pengaduan ke Kepala Bidpropam Polda NTB," katanya.
Dari proses laporan aduan di Polda NTB, WO mengaku sempat juga propam mengupayakan agar persoalan ini selesai melalui mediasi.
"Di propam, dia (Brigadir MN) sempat diperiksa, di situ dia ngaku anaknya, cuma dia tetap tidak mau tanggung jawab, sampai akhirnya saya terima surat perkembangan hasil penanganan dari bidpropam polda kalau kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Lombok Timur," ucap dia.
Artikel Terkait
5 Polisi Jadi Panutan dan Teladan Penerima Hoegeng Awards 2024
Kreator Konten Bali Ajak Turis Mancanegara ke Hotel Hingga Berhubungan Badan
Imbas Nahdliyin Bertemu Dengan Presiden Israel, Netizen Plesetkan Logo NU Jadi Netanyahu United
Usai Celutukannya Anak Autis Viral Saat Live, Shakira Amirah Klarifikasi Minta Maaf
Daftar 76 Calon Paskibraka Siap Jalani Pemusatan Diklat Sebelum ke IKN
Siswi Asal Kalteng Terpilih Sebagai Paskibraka di IKN Diduga Alami Pelecehan Dari Netizen di Media Sosial
TNI Usul Hapus Larangan Berbisnis, KSAD Maruli Himbau Publik Tetap Tenang dan Tak Perlu Khawatir
Cerita Catherine Lolos Sebagai Paskibraka di IKN, Awalnya Tak Punya Pengalaman dan Memberanikan Diri
Berawal Tertarik Dengan Pakaian dan Penampilan Keren dan Gagah, Perjuangan Mutia Alvanie Bisa Lolos Sebagai Paskibraka ke IKN
Usai Resmi Mengundurkan Diri Walikota Solo, Gibran Ungkap Tak Ingin Tinggal di Rumah Dinas Wapres dan IKN
Selebgram Makassar ED Ditangkap Saat Open BO di Hotel, Mucikari Bersamanya Ikut Diamanakan
PDIP Minta Prabowo Tuntaskan Masa Jabatan Menhan dan Tak Ikuti Jejak Gibran, Deddy Sitorus: Seharusnya Mundur Itu Menkominfo Gitu Lho
Zodiak Hari Ini, 17 Juli 2024 Lengkap: Leo Lebih Percaya Diri Hari Ini, Kebosanan dan Gelisah Menghantui Virgo
Ngamuk Diserang dan Dibuat Meme Oleh Netizen, Razman Nasution: Apakah Kita Kalah Dari Orang Banyak Sementara Kita Intelek
Followers Perdana PM India Narendra Modi Tembus Lebih 100 Juta di X, Pemimpin Dunia Miliki Pengikuti Terbanyak
Hal Yang Perlu Diketahui Alasan Timor Leste Memisahkan Diri Dari Indonesia, Mulai Dari Pilihan Rakyat Sendiri Hingga Kestabilan NKRI