Usai Viral Dugaan Larangan Pengunaan Jilbab Bagi Tenaga Medis, Pihak RS Medistra Buka Suara

- Senin, 2 September 2024 | 12:14 WIB
Profil pemilik RS Medistra, rumah sakit yang memberlakukan larangan hijab. (facebook/medistrahospital)
Profil pemilik RS Medistra, rumah sakit yang memberlakukan larangan hijab. (facebook/medistrahospital)

KALIMANTAN UPDATE - Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan sempat jadi sorotan belakangan ini lantaran dugaan aturan pelarangan penggunaan Jilbab/Hijab di kalangan medis.

Hal itu diungkapkan dr. Diani Kartini, SpB Subsp. Onk (K), seorang dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit tersebut, dimana ia juga mengundurkan diri dari RS Medistra usai adanya aturan pembatasan jilbab.

Menanggapi hal itu, Pihak RS Medistra buka suara. Direktur RS Medistra dr Agung Budisatria menyampaikan permohonan maaf atas isu diskriminasi mengenai pembatasan penggunaan hijab yang dialami oleh seorang kandidat tenaga kesehatan dalam proses rekrutmen.

Baca Juga: Polemik Aturan Wajib Pelepasan Jilbab Anggota Paskibraka 2024, Kepala BPIP Yudian Wahyudi Minta Maaf dan Ubah Kebijakan Terbaru Diperbolehkan

"RS Medistra inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang mau bekerja sama untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat," kata dr Agung dalam keterangan resmi, Senin (2/9/2024).

 

"Ke depan, kami akan terus melakukan proses kontrol ketat terhadap proses rekrutmen ataupun komunikasi, sehingga pesan yang kami sampaikan dapat dipahami dengan baik oleh semua pihak," sambung dia.

Profil dr Diani Kartini, Spesialis Bedah Konsultan Onkologi yang jadi sorotan usai surat protes yang dilayangkan ke RS Medistra tersebar tentang tindakan yang diduga rasis terkait larangan pegawai berhijab.
Profil dr Diani Kartini, Spesialis Bedah Konsultan Onkologi yang jadi sorotan usai surat protes yang dilayangkan ke RS Medistra tersebar tentang tindakan yang diduga rasis terkait larangan pegawai berhijab. (Kolase fk.ui.ac.id/X/@LoneLynx___)
Sebelumnya sempat viral RS Medistra di Jakarta Selatan diduga melakukan pembatasan penggunaan hijab bagi dokter dan perawat. Hal tersebut terungkap setelah seorang dokter melayangkan surat protes ke rumah sakit.

Dalam surat protes dari dr. Diani Kartini, SpB Subsp. Onk (K), seorang dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit tersebut, mengungkapkan adanya kebijakan yang membatasi penggunaan hijab di kalangan tenaga medis.***

Editor: Syaifullah

Sumber: Detikjogja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Atta Halilintar dan Ria Ricis Diisukan Nikah Siri?

Jumat, 30 Agustus 2024 | 18:18 WIB
X