Bakal Kunjungan ke Bendungan Leuwikeris Tasikmalaya, Tim Pengamanan Persiapan Kedatangan Jokowi Keracunan Makanan

- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 18:41 WIB
Petugas Gabungan Peresmian Bendungan Leuwikeris Keracunan Diduga Usai Santap Nasi Kuning (Istimewa)
Petugas Gabungan Peresmian Bendungan Leuwikeris Keracunan Diduga Usai Santap Nasi Kuning (Istimewa)

KALIMANTAN UPDATE - Beberapa hari lalu (28/8/2024) sempat heboh sejumlah tim pengamanan persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Bendungan Leuwikeris, Tasikmalaya Jawa Barat tiba-tiba merasa mual, pusing, lemas dan muntah.

Dikutip laman ANTARA, senada dari keterangan Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Infanteri Davy Darma Putra sekitar 49 orang peserta apel yang merupakan gabungan pasukan TNI Polri dan instansi lainnya mengalami keracunan makanan.

"Dari 49 orang itu, 15 orang di antaranya prajurit TNI. Kondisi mereka saat ini sudah membaik," kata Kapendam.

Baca Juga: Anies Berencana Ingin Buat Ormas Hingga Partai Baru, Netizen: Bila Nanti Berdiri Cuma Abah Ketum Partai The Real Macan Asia

Dia melanjutkan penyelidikan dan pengusutan lebih lanjut, termasuk terkait penyebab insiden keracunan massal itu, saat ini ditangani kepolisian.

Selain itu, dikutip dari Republik, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menyatakan sejumlah tim pengamanan persiapan kedatangan Jokowi yang dimana korban keracunan makanan dilaporkan sudah sembuh setelah menjalani perawatan medis lebih lanjut di Rumah Sakit.

 

Ia menuturkan, sudah mendapatkan laporan adanya kejadian yang tidak diduga terkait sejumlah petugas pengamanan menjelang kedatangan Presiden RI mengalami keracunan makanan tersebut.

Baca Juga: Negara Ini Kehabisan Mayat Untuk Studi Medis, Padahal Mahasiswa Kedokteran Terus Alami Peningkatan

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Nuaredidin yang mendampingi Bupati Tasikmalaya juga diterangkan kembali, kondisi korban yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas sudah normal, dan kembali bertugas.

Ia menyampaikan kasus keracunan yang diduga dari makanan nasi kuning itu saat ini sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab keracunannya.

Kepala Puskesmas Manonjaya Mia Sofia mengatakan, pihaknya sudah mengambil muntahan, sampel makanan yang dikonsumsi, maupun yang masih utuh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menyampaikan seluruh pasien saat datang mengeluhkan sakit mual, muntah, dan pusing, yang sekarang semuanya sudah tertangani dengan baik. "Alhamdulillah pasien sudah tertangani," katanya.***

Editor: Syaifullah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X