KALIMANTAN UPDATE - Beberapa hari lalu media sosial sempat menyoroti soal beredarnya kabar ada video vulgar yang diduga diperankan oleh salah satu calon Bupati Halmahera Utara 2024.
Video ini viral setelah diunggah oleh seorang pengguna media sosial, Mazzini, yang mempertanyakan moral calon tersebut.
Dalam unggahannya, terlihat bahwa sosok pria dalam video tersebut tidak berbusana dan menimbulkan reaksi keras dari masyarakat. Warga Halmahera Utara pun turut banjiri kritikan.
Baca Juga: Viral Video Lydia Onic di Media Sosial, Benarkah Ada Dua?
Mereka khawatir jika calon yang dianggap tidak pantas ini nantinya terpilih sebagai pemimpin. Seorang netizen bahkan menyampaikan keberatannya melalui pesan, menyatakan bahwa warga Halut tidak ingin dipimpin oleh sosok tanpa integritas.
Mazzini, dalam keterangannya, menilai kejadian ini sebagai cerminan dari berbagai manuver yang terjadi menjelang Pilkada 2024.
Perilaku seperti ini dianggapnya tidak profesional, terutama bagi sosok yang ingin memimpin daerah.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait. Mazzini, seorang pengguna media sosial, mengunggah tangkapan layar terkait video tersebut.
Ia heran atas tindakan calon pemimpin yang dinilainya tidak pantas dan menimbulkan keresahan masyarakat. Warga mengkhawatirkan dampak kejadian ini pada masa depan Halmahera Utara jika sang calon terpilih.***
Artikel Terkait
Prabowo Tiba di Beijing China, Berikut Ini Agendanya
Tak Hanya Penggelapan Dana Publik, Ratusan Video Syur Pejabat Senior Ini Viral di Media Sosial
Bentrokan Memanas di Amsterdam Diduga Berawal Dari Ucapan Rasis dan Pembakaran Bendera Palestina?
Hari Pahlawan Nasional Diperingati Setiap 10 November: Berikut Sejarah, Tema dan Link Download Twibbon
10 Rangkaian Kegiatan Ini Bisa Diperingati Jelang Hari Pahlawan 10 November
Bahlil Tunjuk Yahya Zaini Jadi Ketua DPP Partai Golkar, Video Syur Bareng Maria Eva Kembali Beredar di Media Sosial
Prangko Edisi Khusus Presiden Prabowo Subianto Diterbitkan Ukraina, KBRI Kyiv: Sebagai Mempererat Hubungan Kedua Negara
Dorong Generasi Muda Dalam Swasembada Pangan, Mentan Sebut Petani Milenial Bisa Meraup Rp10 Juta Perbulan
Santet Online Bisa Kirim Penyakit Kaki Bengkak Hingga Perut Membesar, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Buka Suara
Pembatasan Susu Lokal, Peternak Sapi Ramai Lakukan Aksi Protes Buang Susu