Santet Online Bisa Kirim Penyakit Kaki Bengkak Hingga Perut Membesar, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Buka Suara

- Sabtu, 9 November 2024 | 13:35 WIB
Ilustrasi Ilmu Santet Online. (Foto/Istimewa.)
Ilustrasi Ilmu Santet Online. (Foto/Istimewa.)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan medsos dihebohkan dengan fenomena 'santet online'. Bahkan, 'ilmu hitam' ini kabarnya bisa mengirim penyakit kepada orang lain seperti kaki bengkak hingga perut yang membesar atau menggelembung.

"Nanti malam di atas jam 00.00 Anda akan mengalami sakit kepala pusing muter-muter luar biasa, perut Anda akan membengkak dan menggelembung, dan kaki Anda akan membengkak, susah untuk berjalan," tulis seseorang, dikutip detikcom dari akun X @irwndfrry, Sabtu (9/11/2024).

Fenomena ini membuat masyarakat terbelah menjadi dua kubu. Banyak warganet yang meyakini, dan tidak sedikit pula dari mereka yang tidak mempercayai.

Baca Juga: Kesal Selalu Ditagih, Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Habisi Belasan Korban

Menjawab pertanyaan ini, spesialis jantung dan pembuluh darah Dr dr Vito Anggarino Damay SpJP (K) menjelaskan kaki bengkak dan perut membesar bisa terjadi karena ada masalah pada organ-organ seperti jantung, liver, ginjal, atau pembuluh darah vena.

"Pada kaki yang bengkak, kondisi tersebut bisa disebabkan oleh masalah seperti insufisiensi vena kronis, yang terjadi ketika katup dalam pembuluh darah vena di kaki melemah sehingga darah sulit kembali ke jantung dan akhirnya menumpuk," kata dr Vito ketika dihubungi detikcom, Sabtu (9/11/2024).

"Sedangkan, perut yang menggelembung atau terasa penuh sering kali terkait dengan penumpukan cairan di rongga perut (asites), yang umumnya berhubungan dengan penyakit hati seperti sirosis atau gangguan vena porta hepatica," lanjut dia.

Baca Juga: Bahlil Tunjuk Yahya Zaini Jadi Ketua DPP Partai Golkar, Video Syur Bareng Maria Eva Kembali Beredar di Media Sosial

dr Vito menambahkan, kondisi seperti kaki bengkak dan perut menggelembung tersebut bisa terjadi karena faktor makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Namun, gangguan-gangguan tersebut muncul akibat penyakit yang sudah ada atau faktor risiko tertentu, bukan akibat pengaruh dari luar secara supranatural.

"Secara medis, makanan dan minuman bisa memengaruhi kesehatan tubuh, tetapi lebih dalam konteks kandungan nutrisi atau potensi toksik. Misalnya, konsumsi berlebih dari makanan tinggi garam bisa menyebabkan retensi cairan yang memperparah kondisi bengkak," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: detikHealth

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa

Selasa, 8 Oktober 2024 | 18:13 WIB
X