Pembatasan Susu Lokal, Peternak Sapi Ramai Lakukan Aksi Protes Buang Susu

- Sabtu, 9 November 2024 | 17:39 WIB
Aksi mandi susu gratis di Tugu Susu Tumpah, Boyolali Kota. Sebagai bentuk protes peternak dan pengepul susu sapi atas pembatasan kuota pasokan susu dari industri pengolahan susu (IPS). Sabtu (9/11/2024). (Tangkapan Layar.)
Aksi mandi susu gratis di Tugu Susu Tumpah, Boyolali Kota. Sebagai bentuk protes peternak dan pengepul susu sapi atas pembatasan kuota pasokan susu dari industri pengolahan susu (IPS). Sabtu (9/11/2024). (Tangkapan Layar.)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan video sejumlah peternak sapi perah membuang ratusan ton susu sapi jadi viral di media sosial.

Diketahui video itu berasal dari Boyolali dan Pasuruan, dimana sejumlah peternak sapi perah membuang susu sapi menggunakan selang besar ke area perkebunan,

 

Aksi viral membuang susu sapi itu diketahui lantaran  sebagai bentuk protes para atas kebijakan pembatasan kuota pengiriman susu segar ke industri.

Baca Juga: Cafe Ini Sajikan ASI Sebagai Pengganti Susu, Ternyata Ini Faktanya

Biasanya, mereka bisa mengirimkan 100-200 ton susu per bulan. Namun kini dibatasi hanya 40 ton.

Bayu Aji Handayanto, seorang pengepul susu di Pasuruan menjelaskan, pembatasan kuota mulai terjadi sejak akhir 2023.

Selama ini, Bayu memiliki kontrak dengan perusahaan susu di Jakarta untuk menyerap hasil panen. Di mana dia bisa mengirim susu tanpa batasan.

Baca Juga: Tak Perlu Mahal, Deretan Makanan Kaya Kalsium Selain Susu dan Ikan

Namun, sejak adanya pembatasan, jumlah pengiriman yang diizinkan berkurang drastis.

 

Menurut Bayu, penurunan kuota ini disinyalir karena masuknya produk susu impor. Apalagi, diakui Bayu, selama ini dia selalu memantau tren di industri susu, baik nasional maupun internasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: radarsolo.jawapos.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X