Siswi SMP Tewas Usai Minum Jamu Beracun Diberikan Kakak Ipar, Diduga Sempat Dimingi Uang Hingga Dendam Pribadi

- Kamis, 26 Desember 2024 | 18:03 WIB
Potret RK, kakak ipar yang berikan jamu beracun kepada Siswi SMP hingga merenggang nyawanya dan sempat disembunyikan belakang lemari. (istimewa/X @tipsdantrip)
Potret RK, kakak ipar yang berikan jamu beracun kepada Siswi SMP hingga merenggang nyawanya dan sempat disembunyikan belakang lemari. (istimewa/X @tipsdantrip)

KALIMANTAN UPDATE - Sempat heboh ada seorang Siswi SMP berinisial ANF (13) tewas usai menegak minuman jamu yang diberikan kakak iparnya berinisial RK atau bernama Rika (19).

Peristiwa ini diketahui terjadi pada hari Rabu (18/12/2024) sekitar pukul 17.00 WIB di rumahnya di Jalan Panca Usaha, Lorong Wakaf IV, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Jakabaring.

Pada saat penemuan mayat korban berada di belakang lemari kediamannya oleh sang ibu bernama Asmawati (57), yang awalnya hendak ingin mencari anaknya setelah pulang dari masjid

Ia pun mencarinya ke rumah tetangga, namun hasilnya tidak ada. Beberapa saat kemudian, RK mengirimkan pesan singkat yang mengejutkan, mengungkapkan bahwa ANF telah meninggal dunia dan jasadnya berada di belakang lemari.

Baca Juga: Viral Video Wanita LC Sempat Ingin Bunuh Diri Dengan Loncat Dari Atas Jembatan, Diduga Sempat Mabuk dan Teriak Histeris

"Kami langsung cek, dan memang benar anak saya ada di sana, sudah meninggal," tutur Asmawati dengan pilu.

Dugaan awal penyebab meninggalnya ANF gegara diberikan jamu sekaligus di iming-iming hadiah Rp 300.000 oleh RK jika berhasil meminumnya tanpa muntah.

Ternyata minuman jamu itu mengandung racun potas. Tidak mengetahui bahwa jamu itu mengandung racun potas, ANF meminumnya hingga tubuhnya melemah dan akhirnya meninggal dunia.

"Karena tergiur, dia meminum jamu itu tanpa tahu apa isinya," kata Asmawati.

Baca Juga: Viral Video Syur Oknum Polisi di Maros dan Istri Pengusaha Ternama di Media Sosial, Kasus Tengah Diperiksa Propam

Pelaku kirim pesan ke suami Setelah melakukan aksinya, RK tidak diketahui keberadaannya tiba-tiba mengirim pesan kepada suaminya. RK berkali-kali mengirim pesan WhatsApp ke suami usai membunuh adik iparnya ANF (13) menggunakan jamu dicampur racun.

Pesan WhatsApp yang dikirim ke Y, suaminya, berisi pengakuan RK yang menyembunyikan jasad adik iparnya tersebut di belakang lemari. RK mengaku panik dan tak menyangka hal itu akan terjadi. Dikatakannya, dia akan mencari orang yang memberi jamu itu agar ikut bertanggung jawab dengan apa yang terjadi.

"Maaf, Mak nyari-nyari ANF aku sembunyikan Dio di belakang lemari Karno aku panik badan masih gemetaran smpe skrng kalo ANF hilang nyawo aku jgo harus hilang nyawo maafin aku aku ajak anak Kito smo aku. Aku mati Bae. Aku sayang kamu selamo nyo tapi ak dak pantes kamu maafin. Aku ke Lampung kalo aku dak ketemu Dio jugo aku janji jasad ak yang datang. Maaf. Ini slh aku seharusnya Kito dak pernah ketemu lagi. Aku takut keluarga kamu benci smo aku, termasuk kamu," pesankan dalam bahasa daerah.

Dalam artian bahasa indonesia: "(Maaf, Ibu mencari-cari ANF aku sembunyikan dia di belakang lemari karena aku panik, badan aku masih gemetaran sampai sekarang. Kalau Aisa hilang nyawa aku juga harus hilang nyawa, maafin aku, aku ajak anak kita sama aku. Aku mati saja. Aku sayang kamu selamanya, tapi aku tak pantas dimaafin. Aku ke Lampung, kalau aku tidak ketemu dia juga, aku janji jasad aku yang datang. Maaf, ini salah aku seharusnya kita tidak pernah ketemu lagi. Aku takut keluarga kamu benci sama aku, termasuk kamu)," ujarnya.

Baca Juga: Usai Viral Video Zqya Diduga Blunder Hingga Editan AI, Seleb TikTok Cantik Ini Buka Suara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X