KALIMANTAN UPDATE - Belakangan sosok oknum Dokter berinisial CVB yang bertugas di Puskesmas Atapupu, Belu, NTT diduga kuat melakukan pemaksaan terhadap Mahasiswi Keperawatan berinisial VL.
Terduga pelaku melakukan aksi tak senonohnya tersebut melalui pesan WhatsApp, yang dimana meminta korban melakukan panggilan Video Call Sex (VCS).
Postingan ini diketahui melalui Belu update menuliskan bahwa korban diduga merupakan seorang mahasiswi perawat mendapatkan perlakuan secara tidak langsung melalui pesan singkat WhatsApp oknum dokter tersebut merayu dan bahkan mengajak untuk Phone seks meminta korban untuk mengirimkan gambar telanjang melalui aplikasi WhatsApp.
Baca Juga: Viral Kepala Sekolah di Belu NTT VCS Dengan Pria Diyakini Selingkuhannya?
Berdasarkan informasi yang diterima, oknum dokter tersebut menggunakan kata-kata yang mengintimidasi dan merendahkan. Dalam percakapan WhatsApp yang viral di media sosial, ia menulis:
"Nurut woi, gw klarin nanti semuanya." Ketika ditanya apa maksudnya, dokter itu menegaskan: “Naked dah…gw mau vc.”
"Perawat-perawat senior aja gw kondisiin jiper, apalagi yang kayak gini. That’s nothing," lanjut isi pesan terduga pelaku.
Baca Juga: Meski Bantah Dugaan Pemeran Pria Dalam VCS, Anggota DPR RI Haryanto Tetap Disanksi MKD DPR
Saat kembali ditanya apa tujuan dari pesan-pesan tersebut, ia dengan tegas menjawab: “Bugil. Emang udah hierarkinya…Perawat mah makanan dokter…ini aturan di RS.”
Menanggapi hal itu, kadis kesehatan kabupaten Belu, dr. Ansilla Eka Mutty buka suara, mengatakan bahwa sebagai kepala dinas kesehatan kabupaten Belu, dirinya terkerjut dengan informasi yang beredar soal dugaan oknum dokter yang memaksa mahasiswi perawat untuk melakukan VCS.
Dirinya, hanya menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih mencari kebenaran soal dugaan kasus tersebut, jika informasi yang beredar ini benar maka kadis kesehatan akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan yang merupakan seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Atapupu.
Masyarakat Belu berharap agar aparat penegak hukum dan organisasi profesi segera memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut, baik secara hukum maupun etik.***
Artikel Terkait
Jenderal Senior Rusia Igor Kirillov Tewas Bersama Asistennya Dalam Ledakan Bom, Dugaan Kuat Pembunuh Bayaran Direkrut Ukraina
Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Sindikat Percetakan dan Peredaran Uang Palsu, Staf UIN Alauddin Makassar Dikabarkan Meninggal Dunia
Viral Video Jasmine Kerudung Pink Papaya Live di Media Sosial, Siapa Itu?
18 Anggota Polisi Diamankan Propam Polri Usai Terlibat Dugaan Pemerasan WNA di DWP 2024
Sadisnya Melody Sharon KDRT Terhadap Suami Usai Keciduk Berselingkuh, Saat Kesakitan Tak Ditolong
Sempat Terlibat Cekcok, Dokter Koas Diduga Lakukan Penganiayaan Terhadap pedagang
Raup Cuan 7,7 Juta Dari Kelola Situs Bajakan dan Streaming Konten Ilegal, Admin Raja Film Ditangkap Polisi
Terkuak Fakta Lain Dalam Video Syur di Madina Sumatera Utara, Perekam Dilakukan Suami Dengan Alasan Hasrat Seksual
Sejumlah Oknum Polisi Lakukan Aksi Kekerasan Terhadap Warga di Ambon, Tak Hanya Dipaksa Keluar Korban di Smack Down
Rekaman Video Rapat Sekolah dan Orang Tua Murid Viral di Media Sosial, Wajibkan Beli Wadah Untuk Program Makan Bergizi