Diduga Punya Kelompok LGBT, Anak SD Ikutan Tren di Media Sosial

- Minggu, 18 Juni 2023 | 10:01 WIB
Ilustrasi WhatsApp  (Freepik)
Ilustrasi WhatsApp (Freepik)

KALIMANTAN UPDATE - Salah satu temuan kasus grup WhatsApp LGBT yang ada pada ponsel anak Sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru, Riau menjadi viral di media sosial.

Menurut psikolog pendidikan anak dan remaja, Alfa Restu Mardhika, hal tersebut bisa saja karena anak ikut-ikutan tren.

"Kan sebenarnya fase sampai remaja itu bukan dibilang sesuatu yang harga mati, masih pencarian identitas diri, rentan banget sebenarnya," kata Alfa.

Baca Juga: Video Seorang Anak Perempuan Ketahuan Main RP Dimarahi dan Direkam Oleh Ayahnya Viral di Media Sosial

Alfa menambahkan, bisa jadi sebenarnya anak sekolah tersebut tidak mengerti atau tidak tahu secara pasti apa itu LGBT.

Pada tahap usia tersebut, sejatinya anak masih blur atau samar-samar melihat ke dalam diri sendiri.

Disisi lain ntuk seumuran anak SD, itu belum merupakan harga mati. Sering kali, pelajar SMP pun bisa mengaku dirinya netral gender, padahal mereka juga tidak terlalu memahami istilah tersebut.

Baca Juga: Seorang Wanita Dipermalukan Mantan Pacar Dengan Kirim Foto Bugil ke Orang Tua

Alfa menjelaskan di usia itu mereka masih dalam proses pencarian jati diri. Biasanya, memang akan ada pertanyaan yang muncul dalam diri anak.

Sekarang para orang tua juga disarankan lebih berhati-hati dengan aktivitas anak di ponsel, termasuk game online.

Saat ini, banyak game yang menunjukan tokoh siapa saja, bahkan diselipkan muatan atau konten berbau LGBT.

Baca Juga: One Piece Live Action Dikonfirmasi Resmi Tayang di Netflix Pada 31 Agustus 2023

Alfa menyebut anak bisa menganggap hal berbau LGBT sedang menjadi tren, sehingga mereka ikut-ikutan tanpa memahami artinya lebih jauh.

Jika ada hal atau perilaku anak yang mengarah ke sana maka orang tua perlu cepat-cepat membuat ruang diskusi dan meluruskan pandangan anak.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: ameera.republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X