Oknum Prajurit TNI Diduga Bunuh Pacarnya, Meski Pelaku Telah Mengakui Tapi Keluarga Minta Tes DNA

- Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:04 WIB
Penemuan jasad wanita di sambas - Busurnusa.com (instagram @nyinyir_update_ofisial)
Penemuan jasad wanita di sambas - Busurnusa.com (instagram @nyinyir_update_ofisial)

KALIMANTAN UPDATE - Buntut kasus penemuan kerangka mayat yang diduga Sri di Bukit Tempayan, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat masih belum menemukan titik akhir.

Kakak kandung korban, Ningdiana menyebutkan, diduga pelaku merupakan seorang prajurit TNI di Kabupaten Sambas telah mengakui bahwa kerangka itu adalah Sri atau mantan pacarnya yang merupakan warga kota Pontianak.

Pihak keluarga sebelumnya disebutkan tidak meminta untuk melakukan tes DNA korban.

Baca Juga: Dugaan Seorang Oknum TNI Terlibat Setelah Ditemukan Jasad Wanita Sudah Berkerangka

Namun kakak korban, Nining, membantah. Ia menegaskan, keluarga tetap ingin melakukan tes DNA.

"Pihak POM sempat bilang tidak perlu tes DNA lagi, karena pelaku sudah mengakui. Tapi pihak keluarga tetap mau tes DNA, karena kita tidak tau, tes DNA ini diperlukan di persidangan. Kita mau jawab apa kalau ditanya apa itu kerangka Sri, kalau belum tes DNA," tegas Nining, Selasa, 13 Juni 2023.

"Si Y ini mengakui, kalau itu kerangka Sri. Tapi hasil tes DNA kan kita gak ada, jadi ini harus ada untuk menguatkan. Kalau ditanya, kan tes DNA valid. Bukan hanya nunjukan barang bukti gelang, dan lain sebagainya," lanjut ujarnya.

Baca Juga: Biadab! Dua Pria Lempar Anjing Kecil ke Rawa Ada Buaya, Para Pelaku Kini Sudah Diamankan

Pihak keluarga, kata Nining, sudah diperiksa oleh POM TNI AD sebanyak dua kali. Nining mengatakan, Y juga sudah mengaku bahwa dia lah yang membalas chat WhatsApp, dan mengaku sebagai Sri kepada keluarga.

Dimana atas perbuatannya itu pelaku sudah diamankan Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura atau (Pomdam XII/Tanjungpura) karena terkait masalah tersebut.

Kerangka Sri hingga saat ini masih ada di RS Bhayangkara Pontianak. Kerangka tersebut belum dikembalikan kepada pihak keluarga, karena pihak keluarga meminta untuk dilakukan tes DNA terlebih dahulu.

Hingga saat ini pihak POM TNI AD masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terkait. Pihak keluarga korban pun berharap agar kasus ini segera cepat ditangani dan secara transparan.***

 
 

Editor: Syaifullah

Sumber: kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X