KALIMANTAN UPDATE - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Senin, 20 Mei 2024, kembali membela Israel dengan mengatakan sekutu AS itu tidak melakukan genosida dengan melancarkan operasi militernya di Gaza yang telah menewaskan puluhan ribu orang.
“Apa yang terjadi di Gaza bukanlah genosida. Kami menolak hal itu,” kata Biden pada acara Bulan Warisan Yahudi Amerika di Gedung Putih, Washington, D.C., dikutip oleh Reuters.
Presiden dari Partai Demokrat itu telah menuai kecaman luas atas bantuan dan dukungan yang ia berikan kepada Israel di tengah operasi militer di Gaza, sehingga rakyat AS yang pro-Palestina menjulukinya “Joe Genosida”.
Baca Juga: Donald Trump Minta Ada Tes Narkoba Sebelum Berdebat Dengan Joe Biden
Para mahasiswa dan civitas academica di perguruan tinggi di seluruh AS mengadakan protes besar-besaran dengan mendirikan perkemahan di kampus, mendapat sorotan nasional hingga menginspirasi gerakan serupa di berbagai negara.
Mereka menuntut gencatan senjata di Gaza dan agar universitas mereka masing-masing melakukan divestasi dari Israel.
Dalam sambutannya di acara Gedung Putih, Biden menekankan keyakinannya Israel adalah korban sejak serangan 7 Oktober 2023 di Israel selatan oleh Hamas.
Baca Juga: Tiba-tiba BAP Diubah, Hotman Paris Menduga Ada Oknum Polisi Terlibat Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Kelompok Palestina tersebut saat itu menewaskan 1.139 orang dan menyandera lebih dari 250 orang lainnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 35.562 orang dan membuat 79.652 lainnya luka-luka.
Lebih dari setengah populasi Gaza terpaksa menjadi pengungsi internal, dan infrastruktur penting termasuk fasilitas kesehatan telah banyak dihancurkan.
Atas tindakannya, Israel dituduh melakukan genosida oleh Afrika Selatan, yang membawa tuduhan tersebut untuk diadili oleh Mahkamah Internasional (ICJ) awal tahun ini.
Biden mengatakan dukungan AS terhadap keselamatan dan keamanan warga Israel sangat kuat.
"Kami mendukung Israel untuk menumpas (ketua Hamas Yahya) Sinwar dan para penjagal Hamas lainnya. Kami ingin Hamas dikalahkan. Kami bekerja sama dengan Israel untuk mewujudkan hal itu," katanya.
Artikel Terkait
Salah Satu Draft Revisi UU Penyiaran: Kreator TikTok dan YouTube Wajib Verifikasi Konten ke KPI
Pesawat Jatuh di BSD City, 3 Orang Dilaporkan Tewas
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo Sebagai Menhan Sekaligus Presiden Terpilih di WWF ke 10 Bali
Hasil Final Piala Asia Wanita U17 : Korea Utara Menang Dramatis Atas Jepang, Korea Selatan Taklukkan China
Rentetan Hal yang perlu Diketahui Terkait Kecelakaan Helikopter Menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi
Prabowo dan Elon Musk Makan Malam Bersama Jelang WWF ke 10 di Bali, Bahas Apa?
Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Empowering Indonesia Report 2024, Dorong Pemanfaatan AI untuk Pertumbuhan di Luar Metropolitan
Sejarah Peringatan Hari Reformasi Setiap 21 Mei
Hari Dialog dan Pengembangan Perbedaan Budaya Sedunia yang Diperingati Setiap 21 Mei
Zodiak Hari Ini, 21 Mei 2024 Lengkap: Perlu Mengistirahatkan Sejenak Dirimu Gemini, Meski Kepercayaan Diri Rendah Tetap Positif Cancer
Viral Video Diduga Anggota Polisi dan Empat Wanita Duduk Bersama Sambil Merokok Hingga Sebotol Miras
Intip Tren Jam Tangan Mewah Pria dan Wanita 2024
Viral Wanita Diteror Selama 10 Tahun Sejak SMA, Benarkah si Pria Punya Obesitas Berlebihan?