Dukung Gencatan Senjata, Prabowo Sebut Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Palestina Jika Diperlukan

- Minggu, 2 Juni 2024 | 12:19 WIB
Menhan Prabowo Subianto Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina
Menhan Prabowo Subianto Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina

KALIMANTAN UPDATE - Presiden Terpilih sekaligus Menhan, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia bersedia mengirim pasukan penjaga perdamaian untuk menegakkan gencatan senjata di Gaza, Palestina, jika diperlukan.

Prabowo mengatakan, proposal tiga fase gencatan senjata di Gaza yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden adalah langkah ke arah yang benar.

"Jika diperlukan dan diminta oleh PBB, kami siap menyumbangkan pasukan penjaga perdamaian yang signifikan untuk memelihara dan memantau prospek gencatan senjata ini serta memberikan perlindungan dan keamanan kepada semua pihak dan semua pihak," kata Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara Shangri-La Dialogue ke-21 di Singapura, Sabtu (1/6/2024).

Baca Juga: Menhan RI Prabowo Tiba di Singapura Hadiri Forum IISS Shangri La Dialogue 2024

 

Menurut Prabowo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikannya untuk mengumumkan bahwa Indonesia juga siap "mengevakuasi, menerima, dan merawat hingga 1.000 pasien dengan perawatan medis" dari Gaza.

Lebih lanjut ia menyebut, Rumah Sakit Indonesia di Gaza, yang dijalankan oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Indonesia, telah ditutup pada November 2023 di tengah pertempuran, akibat serangan Zionis Israel ke wilayah Palestina.

Prabowo mengatakan diperlukan investigasi komprehensif terhadap bencana kemanusiaan di kawasan Rafah, Gaza serta “solusi adil” terhadap situasi di Palestina. "Dan itu berarti bukan hanya hak Israel untuk hidup, tapi juga hak rakyat Palestina untuk memiliki tanah airnya sendiri, negaranya sendiri, dan hidup dalam damai," ucap Prabowo.

Baca Juga: Konflik Sipil Tak Terhentikan Sebabkan Banyak Anak Banyak Kehilangan Hingga Alami Trauma Psikis

Menempatkan pasukan di Gaza sedianya bukan persoalan logistik yang berat buat TNI. Saat ini, Indonesia masih menempatkan prajurit di perbatasan Lebanon dengan Israel.

Pasukan Garuda yang tergabung dalam satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R/UNIFIL dibawah pimpinan Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar tersebut tiba di Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan. Jumat (9/3/2024).

850 personel Pasukan Garuda saat ini telah ditempatkan di lokasi itu. Mereka terbagi menjadi 6 kompi diantaranya Masatgas, Kompi bantuan dan Kompi D berada di UNP 7-1 , Kompi A berada di UNP 9-63 dan UNP 9-15, Kompi B berada di UNP 7-3, Kompi C berada di UNP 9-2. Sebanyak 850 Prajurit terbaik garuda ini terbagi menjadi 810 Prajurit Pria dan 40 Wan TNI, merujuk Indonesia Armed Forces Peacekeeping Center.

Setelah delapan bulan Jalur Gaza dibombardir Israel, setelah lebih dari 36 ribu warga Gaza syahid, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya mendorong gencatan senjata. Ia memaparkan proposal gencatan senjata permanen yang disambut positif kelompok Hamas.

Baca Juga: Poster Bertulisan All Eyes on Papua Jadi Tren di Platform X?

Biden mengatakan dalam pidatonya pada Kamis (31/5/2024) waktu setempat bahwa proposal gencatan senjata baru telah dikirimkan ke Hamas melalui Qatar.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X