KALIMANTAN UPDATE - Masih dalam masa transisi pemerintah, Presiden Joko Widodo beberkan beberapa hal, salah satunya soal Keputusan Presiden (Kepres) mengenai Pemindahan Ibu Kota ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Jokowi mengatakan Kepres soal pemindahan Ibu Kota ke IKN nantinya akan diurus dan ditandatangani oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto saat resmi menjabat.
Alasan Kepres belum diteken sampai saat ini menurut Jokowi karena semua ekosistem infrastrukturnya harus sudah siap semua. Baik itu ekosistem hunian, perkantoran, pendidikan, rumah sakit, dan fasilitas logistik.
Baca Juga: Usai Viral Video Presiden Jokowi Tak Sapa dan Salami Try Sutrisno, Pihak Istana Buka Suara
"Jadi ekosistemnya itu harus jadi. Sehingga pindah itu semua siap. Rumah sakit siap, pendidikan siap. Karena itu dibutuhkan untuk anak-anak kita, sekolah harus siap, dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, sampai universitas," tuturnya.
Oleh karena itu, tegas Jokowi, bukan hal mudah memindahkan ibu kota negara.
"Semuanya butuh waktu. Memindahkan ibu kota butuh waktu. Pindah rumah aja ruwet. Jadi, jangan dikejar-kejar, jangan dipaksakan. Pindah ibu kota harus normal, natural sampai eksositemnya terbangun perlahan," tukas Jokowi.***
Artikel Terkait
Viral Video Ramai Cosplayer Superhero dan Hantu Lari Dikejar Satpol PP, Ternyata Ini Penyebabnya
Para Hakim di Indonesia Mendesak Agar Pemerintah Segera Naikkan Tunjangan Sebesar 242 persen
Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Raffi Ahmad Resmi Jabat Waketum Kadin Indonesia di Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024-2029
Kode Redeem Honor Of Kings (HOK) Hari Ini Rabu, 6 Oktober 2024
Redeem Code Genshin Impact (GI) Hari Ini Rabu, 9 Oktober 2024: Dapatkan Primogems, Mora, Item Adv Lainnya
Sebut Bukan Janji Politik, Komitmen Prabowo Untuk Memperbaiki Hakim di Indonesia Sudah Sejak Lama
Kode Redeem FF (Free Fire) Hari Ini Rabu, 9 Oktober 2024: Elite Pass Bundle, Diamond dan Skin Gratis
Kode Redeem ML (Mobile Legends) Hari Ini Rabu, 9 Oktober 2024: Dapatkan Skin Hero, Diamond dan Battle Poin
Misteri Kasus Penganiayaan Dilakukan Ketum Parpol, Nabilla Aprillya Buka Suara