Cerita Chaswanah Aini Yang Ditolak PTN Dalam Negeri Tapi Keterima 3 Kampus Luar Negeri

- Sabtu, 8 April 2023 | 18:31 WIB
Chaswanah Aini (istimewa / doc: Chasmawah Aini)
Chaswanah Aini (istimewa / doc: Chasmawah Aini)

KALIMANTAN UPDATE - Cerita anak penjual tukang sayur keliling bernama Chaswanah Aini (18) ditolak setidaknya ada 2 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tapi keterima 3 kampus di Luar Negeri.

Ia merupakan Siswi SMAN 3 Malang sekaligus warga kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur.

Kehidupan dan Ekonomi keluarganya dapat dikatakan sangat terbatas, tapi Chaswanah tak menyerah menggapai impiannya untuk berkuliah di Luar Negeri.

Baca Juga: Siswi SMA Pradita Dirgantara Ryura Assyifa Diterima 10 Kampus Ternama di Luar Negeri

"Memang mimpi itu sempat saya kubur dalam-dalam karena selama ini hanya ibu saya sendiri yang bekerja berjualan sayur keliling untuk menghidupi 3 anaknya. Bapak meninggal sejak saya masih usia 9 tahun," ungkap Chaswanah, Rabu (5/4/2023).

Chaswanah juga sempat bekerja sebagai private tour selama 3 tahun sedari dirinya menginjak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan pernah bekerja di Learning Management System selama enam bulan.

Berlanjut Chaswanah mulai mewujudkan mimpinya selangkah demi selangkah saat kelas 11.

Baca Juga: Bandung dan Melbourne Akan Jalin Kerja Sama Menjadi Sister Cities

Saat itu dia mencoba mendaftar melalui jalur beasiswa. Chaswanah sadar tak ada mimpi yang tercapai dengan instan, semuanya mesti melalui proses.

Di pertengahan jalan mendaftar beasiswa ke luar negeri, Chaswanah juga memutuskan untuk mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Brawijaya (UB).

"Daftar UB itu saya ambil jurusan manajemen dan di ITB itu ambil jurusan bisnis manajemen. Ya sayangnya saya tidak diterima di kedua perguruan tinggi itu," lanjut ujarnya.

Baca Juga: Cerita Rachid Nekkaz Bayar Denda Setiap Wanita Muslim Bercadar di Eropa

Kini dia tidak bersedih lagi karena ditolak UB dan ITB. Melalui Beasiswa Indonesia Maju (BIM), Chaswanah diterima di 4 program yang ada di 3 universitas luar negeri dan 1 sekolah terlepas.

Sebut saja seperti University of Toronto Canada, Mcmaster University Canada, Monash University Australia, dan DeGroote School of Business Canada.

Anak kedua dari 3 bersaudara itu mengaku jika disuruh memilih dirinya akan memutuskan untuk masuk ke University of Toronto Canada. Mengingat kampus dengan program Social Sciences and Humanities yang diambil sesuai dengan keinginannya sejak awal.

Jika tidak ada halangan selama prosesnya, Chaswanah mulai aktif dalam perkuliahan pada September 2023 mendatang.***

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X