Enam Mahasiswa Ciptakan Aplikasi Cegah Bunuh Diri Raih Penghargaan WYIE di Malaysia

- Jumat, 30 Juni 2023 | 18:55 WIB
Mahasiswa Universitas Brawijaya ciptakan aplikasi kesehatan mental Mcare. (Foto: celebrities.id/MNC Media)
Mahasiswa Universitas Brawijaya ciptakan aplikasi kesehatan mental Mcare. (Foto: celebrities.id/MNC Media)

  KALIMANTAN UPDATE - Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menjadi sorotan setelah ciptakan aplikasi kesehatan mental.

Adapun aplikasi itu dinamai Mcare yang bekerja secara terintegrasi dengan psikolog dan psikiatri.

Enam Mahasiswa yang berasal dari jurusan teknik mesin UB yang membuat aplikasi pencegah bunuh diri ini.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih Tempat Ketika Berwisata, Berikut Artian dan Jenis Penginapan Perlu Diketahui

Sebut saja nama-nama mereka seperti Janu Andrean, Clarissa Ratusima Arifin, Faris Idan Aulia Rahman, Sa Bashkaran Adi Warman, Kelvin Lowenchris, dan Michael Kelvin.

Berkat inovasi aplikasi pencegahan bunuh diri ini berhasil menyabet penghargaan World Young Investor Exhibition (WYIE) di Malaysia.

Pembuatan aplikasi pencegahan bunuh diri ini dilatarbelakangi karena banyaknya kasus bunuh diri dan kesehatan mental yang terjadi.

Baca Juga: Saat Ditanya Ingin Balik ke Indonesia, Mahasiswi Ini Ogah Balik dan Betah di Belanda

Apalagi ada salah satu anggotanya yang juga memiliki masalah kesehatan mental, sehingga membuat ia dan rekan-rekannya membuat aplikasi untuk kesehatan mental.

Selain itu, masih ada anggapan bahwa kesehatan mental distigmakan oleh masyarakat sebagai hal yang negatif alias tidak waras.

Keengganan masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan mental inilah yang juga dinilai Janu menjadi kendala ketika proses pembuatan aplikasi.

Baca Juga: Kisah Pria Jepang Culik Dua Siswi Selama 2 Bulan, Ternyata Hanya Berniat Ajarin Bisnis Real Estate

Pasalnya harus ada beberapa sampel survei yang dilakukan secara acak kepada sejumlah orang.

Meski demikian, Janu dan kelima temannya tetap berupaya maksimal menyelesaikan proses pembuatan aplikasi dalam waktu dua bulan.

Mereka menyelesaikan fitur - fitur penyempurna di aplikasi pencegahan bunuh diri dengan melibatkan beberapa psikolog dan psikiatri.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Celebrities.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X