ASI Diolah Jadi Bubuk Viral di Medsos, Amankah Untuk Bayi?

- Senin, 13 Mei 2024 | 11:13 WIB
Ilustrasi ASI menjadi bubuk  (Benjamin Clapp)
Ilustrasi ASI menjadi bubuk (Benjamin Clapp)

KALIMANTAN UPDATE - Baru-baru ini viral pembahasan soal air susu ibu (ASI) yang diolah jadi bubuk layaknya susu formula dan dikemas dalam sachet.

Hal ini bermula dari platform TikTok yang semakin viral dengan unggahan video seorang influencer. Ia berbagi cerita saat dirinya menggunakan jasa suatu perusahaan untuk mengubah ASI menjadi bubuk.

 

ASI dikirim menggunakan cooler box, lalu dua minggu kemudian ia sudah menerima satu kotak berisi beberapa sachet ASI dalam bentuk bubuk.

Baca Juga: Hasil Piala Asia U17 Wanita 2024: Korea Utara Ganyang Tim Garuda Pertiwi Muda Dengan Skor Akhir 9-0

Di luar negeri, praktik membuat ASI bubuk ini populer sejak 2023. Bahkan ada perusahaan yang menerima investasi dari penyandang dana termasuk dari artis Gwyneth Paltrow.

ASI bubuk dibuat dengan menghilangkan kandungan air pada ASI sehingga hasil akhirnya berupa bubuk seperti susu bubuk formula.

Melansir dari What to Expect, setelah ASI diterima perusahaan, ASI kemudian dibekukan di bawah suhu minus 40 derajat Fahrenheit. Proses ini memicu reaksi yang disebut sublimasi di mana kristal es dalam ASI beku menjadi gas lalu menyisakan bubuk tanpa kandungan uap air.

Baca Juga: Soal Peti Jenazah Dipungut Biaya Saat Masuk ke RI, Inilah Hal-hal yang perlu untuk Diketahui

Setelah itu, ASI dikemas dalam kantong kedap udara khusus agar tidak terpapar cahaya, kontaminan, dan kelembapan. ASI bubuk pun siap dikirim kembali ke konsumen.

Penelitian masih kurang

ASI bubuk memiliki masa simpan sampai tahunan. Kondisi ini sangat berbeda dengan ASI biasa yang disimpan di freezer yang maksimal bertahan dalam hitungan bulan.

Penawaran ini tentu sangat menarik bagi para orang tua. Selain umur simpan ASI lebih lama, ASI bubuk praktis dibawa bepergian.

Baca Juga: Banyak Kursi Kades di Bojonegoro Alami Kekosongan, Kebanyakan Gegara Terjerat Kasus Korupsi

Kendati demikian, ASI bubuk masih menyimpan kekhawatiran, terutama di kalangan praktisi kesehatan.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X