Momen Hari Ulang Tahun Berujung Tragis, Ketua OSIS Tewas Kesentrum Saat Diceburkan Teman-temannya

- Selasa, 9 Juli 2024 | 19:48 WIB
Ketua Osis meninggal dunia karena dicebur ke kolam saat ultah  (IST)
Ketua Osis meninggal dunia karena dicebur ke kolam saat ultah (IST)

KALIMANTAN UPDATE - FN (18), siswa sekolah menengan atas (SMA) di Klaten, Jawa Tengah meninggal tersetrum saat diceburkan ke kolam oleh teman-teman momen di hari ulang tahunnya pada Senin (8/7/2024).

Peristiwa tragis ini berawal saat korban dan anggota OSIS lainnya berkumpul di sekolah untuk persiapan lomba pengembangan prestasi minat bakat siswa pada 25 Juli 2024.

Seorang Ketua OSIS asal Klaten dinyatakan meninggal dunia usai tersetrum di kolam ikan yang ada di sekolahnya.* 
Seorang Ketua OSIS asal Klaten dinyatakan meninggal dunia usai tersetrum di kolam ikan yang ada di sekolahnya.*  (Instagram/@prabawiyatatama)
Usai pertemuan, salah satu teman mengetahui bahwa korban sedanag berulang tahun. Untuk merayakaannya, korban ditaburi tepung setelah makan siang dan shalat dhuhur.

Baca Juga: Perkuat Fungsi APIP, Mendagri Tito Karnavian Terus Tunjukkan Komitmen Kuat Cegah dan Berantas Korupsi di Pemerintahan Daerah

Saat keluar dari kamar mandi, korban kemudian dibopong oleh teman-temannya untuk diceburkan ke kolam sedalam tiga meter yang ada di sekolah.

Tanpa sepengetahuan mereka, kolam tersebut ternyata teraliri arus listrik. Diduga FN yang tak bisa berenang, menarik kabel untuk pegangan hingga akhirnya tersetrum.

"Lalu di kolam (FN) sempat mau berusaha untuk mentas (naik) kemudian nginjak setrum itu, katanya (FN) kram, padahal kesetrum,” kata Kapalsek Cawas, Iptu Umar Mustofa.

Baca Juga: Viral Seorang Ibu Marah dan Minta Uang Dikembalikan Hanya Gegara Beli Susu Kotak Tidak Dingin

Melihat kondisi FN, beberapa temannya berusaha menolong, tapi mereka juga ikut tersetrum. Melihat itu, salah satu rekan korban yang lan berusaha mematikan sakelar listrik yang ada.

"Ada satu teman korban yang dirawat di rumah sakit karena mengalami sesak saat berusaha menolong korban," kata Umar.

Sementara itu Mohammad Prihadi, Camat Cawas, membenarkan adanya informasi itu. Ia mengatakan di lokasi kejadian ada kabel listrik ke arah pancuran yang berada di tengah kolam.

Baca Juga: Saran Kaesang Maju di Pilgub Jateng Ketimbang Jakarta, Gibran Minta Segera Temui Puan

"Benar ada kejadian itu. Teman-temannya ada yang mau menolong. Tapi yang bersangkutan sudah tidak tertolong dan meninggal dunia," ucap Prihadi.

Terkait kejadian tersebut, pihak keluarga tak membuat laporan ke polisi dan menerimanya sebagai musibah. Jasad korban kemudian dimakamkan di TPU Desa Cawas, Kecamatan Camas, Kabupaten Klaten pada Selasa (9/7/2024).***

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X