KALIMANTAN UPDATE - Hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus merupakan suatu momet penting dan bersejarah bagi bangsa indonesia merdeka.
Biasanya masyarakat sangat antusias dengan moment hari ini, yang tentunya ada menyiapkan beragam perlombaan hiburan rakyat yang seru, unik, aneh dan menyenangkan.
Salah satunya yang tak pernah ketinggalan panjat pinang, menjadi ajang salah satu perlombaan selalu ada di setiap acara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustusan.
Meskipun memiliki sejarah kontroversional, Panjat Pinang juga seringkali membuat nyawa seseorang melayang.
Baca Juga: Wanita Diduga di Samarinda Kaltim Cekoki Miras ke Kucing, Polisi Masih Dalami Video
Salah satunya dialami oleh seorang pria asal Brebes bernama Mulyono (40) yang datang dan mengikuti dengan antusias mendapatkan hadiah dari panjat pinang.
Namun nasib tragis menimpanya, dimana hal itu justru membuat nyawanya melayang usai diduga penyebab meninggalnya terjatuhnya kurang baik, ditambah tertimpa peserta lainnya/rekan tim sendiri.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/8), di Dukuh Cikuning RT 2 Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, korban yang merupakan warga setempat dinyatakan meninggal usai mendapat perawatan rumah sakit Alam Medica Bumiayu Brebes.
Usai kejadian, pihak kepolisian pun turun tangan untuk mengetahui kejadian mengerikan dan pilu dialami Mulyono tersebut.
“Mendapatkan laporan warga, kami langsung ke TKP ternyata diketahui korban meninggal tertimpa peserta lain, korban menaiki pundak dari temanya untuk di bagian kedua kemudian ada orang lagi yang memanjat pundak korban, diduga pundak peserta di bawah tidak kuat, akhirnya semua terjatuh dan korban yang diduga jatuh miring dari ketinggian 1,5 meter juga tertimpa peserta lain,” beber Kapolsek Bantarkawung, AKP Lukas Subekti yang didampingi Kanit Reskrim Bripka Tri Asrori menuturkan.
Pohon pinang yang disediakan sendiri menurut kepolisian memiliki ketinggian sekitar 6 meter dan diikuti oleh 8 orang peserta. Korban oleh peserta lainnya langsung dilarikan ke tukang urut/pijet namun tukang pijat tidak berani dan menyuruh untuk dibawa ke Rumah sakit, san sekitar pukul 19.00 Wib korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 Wib.
Saat ini korban telah dimakamkan di pemakaman desa setempat dan diketahui pihak keluarga mengaku ikhlas atas musibah tersebut.***
Artikel Terkait
Demi Kepentingan Sang Anak, Armor Toreador Harap Bisa Berdamai dan Berbaikan Dengan Cut Intan Nabila
Prabowo Dampingi Jokowi Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke IKN, Gibran Temani Ma'aruf Amin di Jakarta
Lomba 17 Agustusan Berubah Jadi Aksi Berbau Pornografi
Dokter Spesialis Obsgyn Bagikan Cerita Seorang Bocil SD Sudah Berani Gemar Tidur Bareng Pasangannya
Tak Hanya Berselingkuh Dengan Wanita Lain, Aprila Majid Bagikan Kisah Pernah Suaminya Tilep Uang Mertua Sebelum Menghilang Setahun
Nonton dan Preview Anime One Piece Episode 1116 Sub Indo: Deklarasi Buggy
Sejarah 18 Agustus di Indonesia: Disahkannya UUD 1945, Hingga Terpilihnya Soekarno dan Hatta Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama
Megawati dan SBY Tak Hadir Upacara Bendera HUT RI di IKN, Jokowi: Kita Harus Hargai Beliau-beliau
Usai Viral Kasus Bullying Dialami Dokter Muda Spesialis PPDS di Undip, Terungkap Lainnya Istri Residen Kasi Jatah Untuk Seniornya
Usai Viral Ada KTP Warga Jakarta Banyak Dicatut Dukung Paslon Independen, Ketua DPR RI Puan Maharani Buka Suara
Sempat Terpidana Kasus Sianida Tewaskan Rekannya Mirna Salihin, Kini Jessica Wongso Dapat Pembebasan Bersyarat
4 Hal Yang Perlu Diketahui Dibalik Tewasnya Moumita Debnath, Dokter Muda India Didapati Kekerasan Fisik Hingga Banyaknya Sperma Dalam Tubuhnya
Review Film Kang Mak (FROM PEE MAK) 2024, Eksekusi Lebih Baik Dari Versi Aslinya dan Jajaran Sukses Memainkan Perannya
Gregoria Mariska Tak Hadir Bersama Veddriq dan Rizki ke IKN, Ternyata Ini Penyebabnya
Deretan Perlombaan 17 Agustus Warisan Zaman Penjajahan, Panjang Pinang Untuk Bahan Olokan dan Hiburan Orang Belanda