• Selasa, 20 Agustus 2024

Panjat Pinang Kembali Memakan Korban Jiwa, Pria di Brebes Tewas Usai Terjatuh dan Tertimpa Peserta Lain

- Senin, 19 Agustus 2024 | 08:16 WIB
Video detik-detik peserta panjat pinang di Dukuh Cikuning, Brebes tertimpa peserta lain dan dinyatakan meninggal dunia (Foto: Kolase Instagram @rina.senjaa1)
Video detik-detik peserta panjat pinang di Dukuh Cikuning, Brebes tertimpa peserta lain dan dinyatakan meninggal dunia (Foto: Kolase Instagram @rina.senjaa1)

KALIMANTAN UPDATE - Hari kemerdekaan RI pada 17 Agustus merupakan suatu momet penting dan bersejarah bagi bangsa indonesia merdeka.

Biasanya masyarakat sangat antusias dengan moment hari ini, yang tentunya ada menyiapkan beragam perlombaan hiburan rakyat yang seru, unik, aneh dan menyenangkan.

Salah satunya yang tak pernah ketinggalan panjat pinang, menjadi ajang salah satu perlombaan selalu ada di setiap acara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustusan.

Meskipun memiliki sejarah kontroversional, Panjat Pinang juga seringkali membuat nyawa seseorang melayang.

Baca Juga: Wanita Diduga di Samarinda Kaltim Cekoki Miras ke Kucing, Polisi Masih Dalami Video

Salah satunya dialami oleh seorang pria asal Brebes bernama Mulyono (40) yang datang dan mengikuti dengan antusias mendapatkan hadiah dari panjat pinang.

Namun nasib tragis menimpanya, dimana hal itu justru membuat nyawanya melayang usai diduga penyebab meninggalnya terjatuhnya kurang baik, ditambah tertimpa peserta lainnya/rekan tim sendiri.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/8), di Dukuh Cikuning RT 2 Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, korban yang merupakan warga setempat dinyatakan meninggal usai mendapat perawatan rumah sakit Alam Medica Bumiayu Brebes.

Usai kejadian, pihak kepolisian pun turun tangan untuk mengetahui kejadian mengerikan dan pilu dialami Mulyono tersebut.

Baca Juga: Tak Hanya Berselingkuh Dengan Wanita Lain, Aprila Majid Bagikan Kisah Pernah Suaminya Tilep Uang Mertua Sebelum Menghilang Setahun

“Mendapatkan laporan warga, kami langsung ke TKP ternyata diketahui korban meninggal tertimpa peserta lain, korban menaiki pundak dari temanya untuk di bagian kedua kemudian ada orang lagi yang memanjat pundak korban, diduga pundak peserta di bawah tidak kuat, akhirnya semua terjatuh dan korban yang diduga jatuh miring dari ketinggian 1,5 meter juga tertimpa peserta lain,” beber Kapolsek Bantarkawung, AKP Lukas Subekti yang didampingi Kanit Reskrim Bripka Tri Asrori menuturkan.

Pohon pinang yang disediakan sendiri menurut kepolisian memiliki ketinggian sekitar 6 meter dan diikuti oleh 8 orang peserta. Korban oleh peserta lainnya langsung dilarikan ke tukang urut/pijet namun tukang pijat tidak berani dan menyuruh untuk dibawa ke Rumah sakit, san sekitar pukul 19.00 Wib korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 Wib.

Saat ini korban telah dimakamkan di pemakaman desa setempat dan diketahui pihak keluarga mengaku ikhlas atas musibah tersebut.***

Editor: Syaifullah

Sumber: metro7.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X