KALIMANTAN UPDATE - Pasya Pratiwi Toiti merupakan pelajar Siswi MAN 1 Gorontalo yang memiliki sejumlah prestasi, bahkan saat ini menjabat sebagai ketua Osis di sekolahannya.
Wanita hijab yang kerap disapa Asya ini sempat beberapa hari lalu terkena skandal video syur bersama sang Guru yang beredar di luas di Internet.
Meskipun, si Guru sudah ditetapkan sebagai tersangka dan polisi sudah beberkan kronologi-nya. Penyebar video masih belum dapat dijelaskan secara rinci.
Hanya saja yang sudah diketahui perekam, dimana merekam aksi hubungan intim (seksual) Pasya dan Gurunya bernama David Hakim ini merupakan temannya sendiri.
Menanggapi kejadian itu, dirinya sempat curhat panjang melalui akun Facebook Pasya Pratiwi Toiti.
Saat pertama kali mendengar dan melihat soal video itu, Pasya ungkapkan kesedihan, kekecewaan dan merasa binggung jika berada di posisi tersebut.
Ia pun melanjutkan mulai dari awal masuk di MAN 1 Gorontalo sudah berstatus yatim piatu, dan memiliki keyakinan akan berusaha mengejar ilmu dan raih prestasi sebaik mungkin, hal itu juga lantaran karena Pasya ingin mencapai sarjana dan mendapatkan beasiswa.
Pasya juga membeberkan saat pertama bertemu dengan gurunya, DH (David Hakim), dirinya sempat mendapati pelecehan verbal kata tak pantas. Awalnya ia tak menanggapi hal itu dengan serius.
Lama-kelamaan itu pun berlanjut Gurunya yang mulai berani menyentuhnya secara fisik dengan cara berbeda. Mulai dari pegang pundak, merangkul dan sebagainya. Namun, Pasya masih tidak berpikiran aneh-aneh karena menurutnya hal itu sudah biasa dan sang guru sudah dianggap seperti ayah sendiri.
Akan tetapi berlanjut sang guru mulai berani memeluk hingga menyentuh bagian-bagian sensitifnya. Saat perlakuan itu membuat Pasya ulai merasa tambah binggung dan aneh.
Ia ingin bercerita kepada orang tua sudah tidak ada, bersama teman takut dipandang hina, dan melaporkan ke guru lain atau siapapun tidak punya bukti kuat seta takut dikeluarkan dari sekolah.
Aksi DH pun berlanjut dengan berani menyetubuhi Pasya, sempat ditolak Pasya, tapi katanya dirinya sempat mendapat ancaman akan dikeluarkan dari sekolahan.
Artikel Terkait
Dugaan Data MyPertamina Digunakan Orang Lain, Pengemudi Mobil Gagal Isi Pertalite
Kesal dan Tak Terima Pacarnya Dilecehkan, Pria Aniaya Korban Hingga Meninggal Dunia
Mitos Kekejaman Gerwani Ikut Terlibat Bersama PKI Dalam G30S dan Propaganda Orde Baru
Polemik Penyematan Gelar Honoris Causa Diterima Raffi Ahmad, Tak Perlu Berkuliah
BKN Resmi Umumkan Jadwal Pendaftaran PPPK 2024 Ada Dua Tahapan, Apa Saja?
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila Diperingati Setiap 1 Oktober, Disertai Tema dan Link Download Twibbon Terbaru
Diperingati Setiap Tanggal 2 Oktober, Berikut Sejarah dan Tema Hari Batik Nasional 2024
Daftar Film Indonesia dan Barat Tayang di Bioskop Indonesia Oktober 2024, Disertai Drama Korea Terbaru
Kalender Hijriah Islam Oktober 2024: Catat Tanggal Penting Hingga Puasa Sunnah Lainnya
Deretan Peristiwa Besar Islam di Bulan Rabiul Akhir
Tanggalan Jawa Oktober 2024 Terbaru, Dilengkapi Weton Pasaran Hingga Wuku
Direktur Utama dan Umum Bank Kalbar Ditetapkan Sebagai Tersangka Soal Kasus Pengadaan Tanah di Mark Up 30 Miliar