KALIMANTAN UPDATE - Bulan Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriyah. Bulan Rabiul Akhir adalah salah satu bulan yang memiliki makna dan peristiwa besar dalam sejarah Islam.
Melansir laman Kemenag (30/10) pada zaman Jahiliyah, bulan Rabiul Akhir ini disebut dengan bulan Wubshan atau Wabshan.
Sementara Bulan Rabiul Awwal disebut dengan bulan Khawwan atau Khuwwan. Hal ini dijelaskan oleh Abu Bakar Muhammad dalam Darul 'Ilmi jilid 3.
Baca Juga: Kalender Hijriah Islam Oktober 2024: Catat Tanggal Penting Hingga Puasa Sunnah Lainnya
Orang yang pertama memberi nama bulan Rabiul Akhir menurut satu pendapat adalah buyut kelima Rasulullah SAW, yakni Kilab bin Murrah. Penamaan itu tidak terlepas dari peristiwa alam musim rabi' atau musim semi yang terjadi di Jazirah Arab. Pada musim itu rerumputan menghijau, tanaman tumbuh subur, dan pepohonan banyak yang berbuah.
Umumnya musim itu terjadi selama dua bulan. Sehingga nama ini pun disematkan kepada dua bulan terjadinya musim tersebut, yang sekarang dikenal dengan Rabiul Awwal dan Rabiul Akhir.
Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa peristiwa besar terjadi sepanjang di bulan Rabiul Akhir ini: Perang Bahran, Turunnya Surah Al Hasyr, Pasukan Ali bin Abi Thalib Menghancurkan Patung, Perang Jamal, Pengepungan Damsyik (Damaskus), Umar Menjadi Khalifah Kedua, dan Kemenangan Islam.***
Artikel Terkait
Diskusi Kebangsaan Din Syamsuddin Soenarko dan Refly Harun Rusuh, Dugaan Kelompok OTK Bayaran
Telan Kekalahan 18-1 Atas Klub Sepakbola Jepang Urawa Reds Ladies, Pelatih Timnas Wanita Indonesia Bangga
Tanggal 30 September Memperingati Hari Apa Saja?
Banyak Usia Muda Sudah Ada Miliki Kolestrol Tinggi, Apa Penyebabnya?
Sayuri Meninggal Dunia di Usia 28 Tahun, Usai Derita Disfonia Fungsional Kronis
Mengenal Penyakit Disfonia Fungsional, Penyakit Sebabkan Sayuri Meninggal Dunia
Apa Perbedaan G30S, G30 S PKI, Gestapu dan Gestok?
Pemimpin Visioner dan Komitmen Wujudkan Pembangunan Adil dan Merata di Kalbar, Melki Sedek Huang: Ada di Ria Norsan dan Krisantus
Sejarah Berdirinya dan Perkembangan Partai Komunis Indonesia
Selain Dihapus Dari TAP MPR, Nama Soeharto Bakal Disematkan Sebagai Gelar Pahlawan Nasional
TAP MPR Nomor II MPR 2001 Soal Pertanggungjawaban Gusdur Dicabut, Sinta Nuriyah Wahid Minta Pulihkan Nama Termaksuk Kurikulum Pendidikan