Selain Ungkap Diduga Dapat Tekanan Orang Tua, Teman Mahasiswa Unnes Asal Kalbar Ini Minta Berhenti Statemen Judol dan Pinjol Terhadap Korban

- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 08:42 WIB
Very Ivandi Sinaga meninggal karena gantung diri di kamar kos Semarang, Jawa Tengah (Foto: Twitter/@folkshittmedia)
Very Ivandi Sinaga meninggal karena gantung diri di kamar kos Semarang, Jawa Tengah (Foto: Twitter/@folkshittmedia)

KALIMANTAN UPDATE - Sempat jadi sorotan aksi bunuh diri seorang Mahasiswa asal Kalimantan Barat (Kalbar) berkuliah di Universitas Negeri Semarang (Unnes) di kamar kosnya pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Ia ditemukan sudah tak bernyawa dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan kabel Wi-Fi. Kejadian meninggalnya mahasiswa Unnes ini membuat temen-teman sekelasnya terkejut. Sebab teman korban tak menyangka, VIS bisa berbuat nekat seperti ini.

Dugaan awal penyebab korban nekat melakukan hal itu lantaran terlilit pinjol maupun gegara judol, namun ada ungkapan baru dari sang temannya.

Baca Juga: Mahasiswa Unnes Asal Kalbar Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kosnya, Alasan Bundir Diduga Terlilit Pinjol

 

Menurut Akun @rchfx13004 yang mengaku teman korban mengaku tak yakin bila motif bunuh diri temannya itu karena judi online (Judol) dan terlilit utang pinjaman online (Pinjol)

 

Sosok yang mengaku teman korban itu menyanyangkan spekulasi berita yang menyebut kematian korban diduga karena pinjol dan judol.

Meski @rchfx130004 tak memiliki bukti keterlibatan korban dalam pinjaman online, tetapi hal itu seharusnya tidak disebut-sebut dan seolah menyudutkan korban.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Kembali Jadi Sorotan, Ada Sebut Kecelakaan Murni?

Namun teman korban mengaku sempat bermain bitcoin dan crypto bersama korban sebelum meninggal. Tak heran teman korban mengaku kemungkinan korban bunuh diri karena tekanan dari orang tua

Teman korban menekankan pentingnya menghormati privasi orang lain. Apalagi orang tersebut sudah menihggal dunia.

"Gw cuma 2 kali ditwitter bkkin kaya gini sorry kalao berantakan tapi seengak enggaknya kalia semua tu paham PRIVASI. Plis stop bahas dia judol atau judi online," katanya.

Sosok itu juga mengatakan agar stop ada orang bundir dan gegara steatmen di akjn lain langsung ditekenin, kasian orang tuanya bahkan dia sampe ngomong kaya gitu disuratnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: radarkudus.jawapos.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X