KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini curhat seorang ayah di kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) bernama Tumpal Pardede, soal anak perempuannya ditangkap usai terima video asusila jadi sorotan publik di media sosial.
Adapun video syur didapatkan putrinya berawal dari kiriman temannya melalui handphone, dimana merupakan anak ketua Kadin kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) bernama Julpan Tambunan.
Untuk menyelesaikan dengan baik permasalahan ini dan mendalaminya, Tumpal pun membuat sebuah video permohonan untuk bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Daftar Negara Kurang Ramah Bagi Para Turis, Thailand Mendominasi
"Saya memohon dan meminta sangat kepada bapak Presiden Prabowo, bapak presiden yang kami banggakan dengan bapak Kapolri Listyo Sigit mohon diperhatikan keadilan hukum bagi anak saya ini," ucap Tumpal, dalam video dikutip akun instagram @medanheadlines, Senin 11 November 2024.
"Ini yang menerima video porno dari anak seorang Kadin Padangsidimpuan, sehingga anak saya dibuat jadi jadi tersangka. Dia korban pak, umurnya baru menjalani 14 tahun menerima video porno. Namun di Polres Padangsidimpuan dia dibuat jadi tersangka," jelas Tumpal.
Tumpal merasa tidak berdaya, karena lawan dalam menghadapi hukum itu yang dinilai kuat. Sehingga meminta bantuan hukum kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Karena bukan anak kami pelaku kami cuma korban, cuma lawan kami orang kuat Ketua Kadin Padangsidimpuan Julpan Tambunan, bantu kami pak," pungkasnya lagi.
Menyikapi video viral ini, Kepala Seksi Humas Polres Padangsidimpuan AKP Kenborn Sinaga mengatakan pihaknya sudah membahas terkait kasus ini. Apa lagi, keduanya saling lapor ke Kantor Polisi.
"Kami tadi barusan rapat, ternyata orang ini saling lapor. Kasusnya sama (asusila)," ucap Kenborn.
Kenbron menjelaskan kasus ini, masih tahap penyidikan dan belum ada berkas yang dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses selanjutnya.
Meski begitu, Kenborn mengungkapkan pihaknya, sudah memanggil kedua keluarga remaja itu, untuk dilakukan mediasi hingga tiga kali. Tapi, gagal menyatakan kesepakatan untuk berdamai.
Kenborn mengatakan pihak Polres Padangsidimpuan akan melakukan mediasi kembali, Selasa, 12 November 2024, dengan melibatkan pihak Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Polres Padangsidimpuan.***
Artikel Terkait
Usai Viral Video Presiden Prabowo Berkampanye Untuk Paslon Luthfi Taj Yasin, Gerindra Buka Suara
Prabowo Tiba di Washington DC, Diagendakan Bakal Bertemu Joe Biden
Viral Bus di Jepang Bertuliskan Bahasa Indonesia, Ternyata
Usai Viral Video Dugaan Penggeledahan Ruangan Stafsus Budi Arie Dalam Unggahan Ahmad Sahroni, Kejagung Buka Suara
Tren Perawatan Kulit Wajah dan Tubuh Bagi Generasi Muda Sepanjang Tahun2024, Pilihan Skincare Tak Lupa Ditinggalkan
Gibran Buka Layanan Pengaduan Langsung Bertajuk Lapor Mas Wapres, Bisa Datang ke Istana Wapres Hingga Hubungi Nomor WhatsApp
Viral Video Momen Seekor Anjing Hampiri dan Ingin Bersalaman Dengan Pengunjung Wanita di Vihara Dewi Kwan Im
Bakal Hadapi Jepang dan Arab Saudi Matchday 5 dan 6, Berikut Jadwal Tanding dan Nonton Link Streaming Timnas Indonesia
Partai Perubahan Resmi Dideklarasikan Secara Serentak di Sejumlah Daerah
Selain Berikan Ucapan Selamat Terpilihnya Presiden AS 2024, Prabowo dan Trump Saling Puji Melalui Panggilan Telepon