KALIMANTAN UPDATE - Usai viral dua Mahasiswi Baru UBL ejek keadaan kampus Darmajaya Lampung, kini keduanya meminta maaf.
Klarifikasi 2 mahasiswi UBL yang hina Kampus Darmajaya Lampung hingga viral.
Awalnya dua mahasiswi itu, mengatakan bahwa satpam kampus Darmajaya Bandar Lampung kurang tampan.
Baca Juga: Viral Video Diduga Mahasiswi Dharmasraya Beredar di Media Sosial, Polisi Bakal Selidiki
"Masa katanya satpam disini jelek-jelek, kalau di UBL cakep-cakep," kata 2 mahasiswi itu.
Tak hanya itu, dua mahasiswi itu pun juga menyinggung bahwa kendaraan kampus Darmajaya hanya motor saja.
"Motornya jelek-jelek, Supra Fit, Honda Revo," kata dua mahasiswi itu seperti merendahkan dan tertawa-tawa saat mengatakannya.
Keduannya pun viral, bahkan mendapat beragam teguran dan kritikan dari warganet atas ucapan kurang pantas tersebut. Tak hanya itu pihak kampus Darmajaya pun merasa tak terima dengan ucapan itu.
Usai kejadian tersebur, dua mahasiswi UBL diketahui bernama Nurbaiti Soleh Aditya dan Dita Putri Lestari ini meminta maaf atas perbuatan dihadapan para dosen hingga mahasiswa Institut Darmajaya.
" Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tingkah laku saya kepada Darmajaya dan dosen-dosen serta mahasiswa yang ada didalam Darmajaya," katanya dihadapan Mahasiswa dan petinggi-petinggi Darmajaya Bandar Lampung.***
Artikel Terkait
Link Nonton Zona Merah Episode 1-5, Kontroversi Politis Kepala Daerah Hingga Teror Mematikan Serang Sebuah Perkotaan
Tren Smartwatch di Kalangan Wanita, Bisa Lebih Memudahkan Beberapa Aktivitas Dari Jam Tangan Biasa
Mengenal Laura Siburian, TikToker Cantik Pernah Akui Suka Sesama Jenis
Shin Tae Yong Buka Akademi Sepak Bola, Komitmen Ingin Cetak Pemain Juara
Meski Tergabung NATO, Erdogan Perlahan Mesra Dengan Putin
Usai Viral Video Sejumlah Kendaraan Rusak Gegara Pertamax, Pertamina Buka Suara
Jika Dimintai, Toyota Siap Membantu Buat Mobil Lokal Impian Prabowo
Siswa SMK di Semarang Tewas Ditembak Polisi Diduga Terlibat Tawuran, Kapolrestabes Buka Suara
Diduga Miliki Hubungan Dengan Megawati Soekarnoputeri Usai Tersangka Utama Kasus Judol, PDIP Buka Suara
Menhan Sjafrie Bentuk 100 Batalyon Infanteri Teritorial Untuk Pembangunan 2025, Apa Itu?