Jenderal Senior Rusia Igor Kirillov Tewas Bersama Asistennya Dalam Ledakan Bom, Dugaan Kuat Pembunuh Bayaran Direkrut Ukraina

- Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:01 WIB
Letjen Rusia Igor Kirillov Pertahanan Radiologi, Kimia, dan Biologi Rusia yang dibunuh pembunuh bayaran Ukraina. (Sputnik/Sergey Mamontov)
Letjen Rusia Igor Kirillov Pertahanan Radiologi, Kimia, dan Biologi Rusia yang dibunuh pembunuh bayaran Ukraina. (Sputnik/Sergey Mamontov)

KALIMANTAN UPDATE - Pihak keamanan Rusia telah menahan seorang tersangka terkait pembunuhan seorang jenderal senior militer Igor Kirillov bersama asistennya.

Tersangka yang ditahan ini disebut berkewarganegaraan Uzbekistan dan direkrut oleh pasukan khusus Ukraina.

"Seorang warga negara Uzbekistan, kelahiran tahun 1995, ditangkap atas dugaan melakukan serangan yang menewaskan komandan pasukan pertahanan radiologi, kimia, dan biologi Rusia, Igor Kirillov, dan asistennya Ilya Polikarpov," sebut Komite Investigasi Rusia, seperti dilansir AFP, Rabu (18/12/2024).

Baca Juga: Usai Dikabarkan Melarikan Diri, Presiden Bashar Al Assad Dilaporkan di Moskow Rusia

Komite Investigasi Rusia menyebut warga negara Uzbekistan, yang tidak disebut namanya itu, telah "direkrut oleh pasukan khusus Ukraina," tambahnya.

 

Penahanan tersangka itu diumumkan pada Rabu (18/12), atau sehari setelah Kirillov dan asistennya tewas dalam ledakan bom yang mengguncang bagian luar gedung apartemen di area Ryazansky Prospekt, Moskow.

Keduanya tewas saat berjalan keluar dari gedung apartemen tersebut pada dini hari, setelah peledak yang dipasang pada sebuah skuter yang diparkir di lokasi itu tiba-tiba meledak.

Baca Juga: Usai Diserang Rudal Buatan AS dan Inggris, Rusia Bombardir Balik Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik ke Ukraina

Menurut Komite Investigasi Rusia, tersangka menuturkan dirinya dijanjikan uang sebesar US$ 100.000 (Rp 1,6 miliar) untuk melakukan serangan tersebut, serta peluang untuk menetap "di sebuah negara Eropa", Tidak disebut lebih lanjut negara yang dimaksud oleh tersangka.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun militer Ukraina atas serangan di Moskow tersebut.

Namun seorang sumber keamanan dari dinas keamanan Ukraina SBU, mengatakan kepada AFP pada Selasa (17/12) bahwa Kyiv merupakan dalang dari ledakan yang menewaskan Kirillov dan asistennya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: detiknews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X