Zelenskyy Tuding Korea Utara Bantu Pasukan Rusia Dalam Perang Hadapi Ukraina

- Kamis, 17 Oktober 2024 | 20:12 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: kyiv post/ig@Zelensky_official)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: kyiv post/ig@Zelensky_official)

KALIMANTAN UPDATE - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuding ada campur tangan pihak Korea Utara bantu Rusia dalam perang hadapi Ukraina.

Menurut Zelensky, Korut tidak hanya mengirim senjata tetapi juga tentara untuk membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Ia pun menegaskan kembali seruannya untuk meminta izin penggunaan senjata jarak jauh dari para sekukutunya.

"Kami melihat aliansi yang semakin erat antara Rusia dan rezim seperti Korea Utara," kata Zelenskyy dalam pidato videonya Minggu (13/10/2024) malam.

Baca Juga: Ingin Gunakan Nuklir Untuk Peringati Ukraina dan Barat, Xi Jinping Minta Putin Tetap Tenang

"Ini bukan lagi sekadar tentang mentransfer senjata. Ini sebenarnya tentang mentransfer orang-orang dari Korea Utara ke pasukan militer pendudukan," lanjutnya.

Ia mengatakan Ukraina dan sekutu-sekutunya perlu mengembangkan respons mereka mengingat semakin dalamnya aliansi Rusia dan menegaskan kembali seruannya untuk peningkatan dukungan militer guna mencegah perang yang lebih besar.

"Garis depan membutuhkan lebih banyak dukungan,” katanya.

“Ketika kita berbicara tentang memberi Ukraina kemampuan jarak jauh yang lebih besar dan pasokan yang lebih menentukan bagi pasukan kita, itu bukan sekadar daftar peralatan militer. Ini tentang meningkatkan tekanan pada agresor – tekanan yang akan lebih kuat daripada yang dapat ditangani Rusia. Dan ini tentang mencegah perang lebih besar,” tambahnya.

Baca Juga: Meski Rusia dan China Terbuka Pendatang Baru, India Tolak Keras Malaysia Gabung ke BRICS

 

Permohonan Zelensky kepada sekutu Ukraina untuk mengizinkannya menggunakan rudal jarak jauh untuk menyerang target militer di dalam Rusia dan mengurangi kapasitasnya untuk berperang sejauh ini telah gagal.

“Perdamaian sejati hanya dapat dicapai melalui kekuatan. Pada pekan-pekan ke depan akan didedikasikan untuk bekerja dengan mitra kita demi kekuatan tersebut, demi perdamaian sejati,” katanya.

Para pemimpin Barat dijadwalkan bertemu membahas masalah tersebut di Jerman pekan lalu, tetapi Presiden Amerika Serikat Joe Biden menunda perjalanannya karena Badai Milton mendekati Florida.

Baca Juga: Putin Dukung Kamala Harris di Pilpres AS 2024, Gedung Putih dan Donald Trump Berikan Tanggapan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: inilah.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X