KALIMANTAN UPDATE - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol akhirnya resmi dimakzulkan parlemen pada hari ini, Sabtu (14/12).
Itu terjadi menyusul huru-hara drama darurat militer yang diduga Yoon melakukannya lantaran ada mata-mata Korea Utara hingga China.
Pemakzulan Yoon berlangsung melalui pemungutan suara di Majelis Nasional. Hasilnya dari total 300 pemilih yaitu 204 anggota mendukung, 85 menolak, 3 abstain, dan 8 suara tidak sah.
Baca Juga: Sejumlah Pejabat Dilaporkan Ditahan Usai Drama Darurat Militer di Korea Selatan
Partai berkuasa, People Power Party (PPP) turut memberi suara untuk pemakzulan tersebut. Mosi pemakzulan ini mencakup tuduhan bahwa Yoon secara langsung meminta pasukan darurat militer untuk menutup Majelis Nasional dan menghalang-halangi para anggota parlemen.
Jika parlemen tak datang ke Majelis Nasional mereka mustahil mengeluarkan resolusi penolakan darurat militer.
Setelah lolos di parlemen, pemakzulanYoon akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) Korsel. Proses ini disebut akan memakan waktu lama. Selama dalam proses itu, pemerintahan akan dipegang perdana menteri.***
Artikel Terkait
Review Film Hutang Nyawa (2024), Pengembangan Eksekusi Dari Berbagai Hal Terasa Banyak Kekuarangannya
Penyanyi Muda Thailand Chayada Prao-hom Dikabarkan Meninggal Usai Pijat Bagian Leher, Riwayat Lain Ada Menyebutkan Septikemia
Ramai Pengguna Media Sosial Cobain Gojek Wrapped, Berikut Cara Menggunakannya
Gaya Potongan Rambut Pria Diprediksi Bakal Tren 2025
Mengenal Hari Sejarah Nasional Diperingati Setiap 14 Desember
Bos Roti Hajar Karyawati Sampai Bercucuran Darah, Pelaku Sempat Dilaporkan Tapi Disebut Tak Tersentuh Hukum
15 Gaya Rambut Wanita Ini Diprediksikan Bakal Jadi Tren 2025
Usai Viral, Pelaku Penganiayaan Dokter Koas Palembang Minta Maaf dan Ingin Damai
Selain Ikut Terseret Kasus Penganiayaan Anaknya Lady Aurellia Pramesti, Dedy Mandarsyah Sempat Terlibat Dugaan Kasus Korupsi di Kalimantan Timur
Viral Video Daster Pink Sidoarjo 7 Menit di Media Sosial? Berikut Penjelasannya