KALIMANTAN UPDATE - Perdana Menteri Prancis Michel Barnier, yang sebelumnya dikenal sebagai negosiator utama Uni Eropa dalam pembicaraan Brexit, harus menghadapi kenyataan pahit ketika pemerintahannya dijatuhkan dalam mosi tidak percaya yang bersejarah pada Rabu (4/12/2024) malam.
Setelah hanya menjabat selama tiga bulan, Barnier kini tercatat sebagai Perdana Menteri Prancis dengan masa jabatan tersingkat sejak berdirinya Republik Kelima pada tahun 1958. Dirinya akan mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/12/2024).
Barnier, yang dilantik oleh Presiden Emmanuel Macron pada September untuk memimpin pemerintahan minoritas setelah pemilu parlemen yang tidak menghasilkan mayoritas, menunjukkan ketenangannya di tengah situasi yang sulit.
"Saya jarang merasa takut dalam hidup politik saya," tegasnya, dilansir AFP.
Ketenangan ini juga terlihat dalam peran sebelumnya sebagai negosiator Brexit untuk Uni Eropa, di mana ia dikenal sebagai figur yang tegas, sopan, dan sangat dihormati oleh timnya.***
Artikel Terkait
Usai Viral, Gus Miftah Sambangi Kediaman Pedagang Es dan Meminta Maaf
Nikmati Beragam Promo Travel Fair Pemerintah Hingga Traveloka Jelang Nataru Desember, Cek Selengkapnya
Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Sukabumi, Banyak Rumah Terendam Hingga Kendaraan Hanyut
Tak Mau Tanggung Jawab Karena Hamil, Maulidi Nekat Bacok dan Membakar Pacarnya Mahasiswi UTM
Jika BRICS Keras Kepala Gantikan Dolar AS sebagai Alat Transaksi, Trump Siap Terapkan Tarif 100 Persen Pada Barang Impor
Cek Fakta: Link Bantuan Paket Internet Gratis Dari Kemendikbud?
Karier Mulus Jadi Hancur Usai KPK OTT Novin Karmila Bersama 2 Tersangka Lain Dalam Kasus Korupsi di Pekanbaru
9 Destinasi Wisata Terbaik di Kalimantan Barat, Cocok Berkunjung Saat Liburan Bersama Teman Maupun Keluarga
Dapatkan Diskon dan Cashback 12 12 Shopee dan Tokopedia, Berikut 20 Kode Promo Dapat Cek Segera
Mengejutkan! Terduga Korban Pelecehan Seksual Agus Disabilitas Kabarnya Berjumlah 13 Orang