Perdana Menteri Prancis Michel Barnier Digulingkan Lewat Mosi Tidak Percaya

- Kamis, 5 Desember 2024 | 10:25 WIB
Foto: AP/Stephane de Sakutin
Foto: AP/Stephane de Sakutin

KALIMANTAN UPDATE - Perdana Menteri Prancis Michel Barnier, yang sebelumnya dikenal sebagai negosiator utama Uni Eropa dalam pembicaraan Brexit, harus menghadapi kenyataan pahit ketika pemerintahannya dijatuhkan dalam mosi tidak percaya yang bersejarah pada Rabu (4/12/2024) malam.

Setelah hanya menjabat selama tiga bulan, Barnier kini tercatat sebagai Perdana Menteri Prancis dengan masa jabatan tersingkat sejak berdirinya Republik Kelima pada tahun 1958. Dirinya akan mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/12/2024).

Barnier, yang dilantik oleh Presiden Emmanuel Macron pada September untuk memimpin pemerintahan minoritas setelah pemilu parlemen yang tidak menghasilkan mayoritas, menunjukkan ketenangannya di tengah situasi yang sulit.

"Saya jarang merasa takut dalam hidup politik saya," tegasnya, dilansir AFP.

Ketenangan ini juga terlihat dalam peran sebelumnya sebagai negosiator Brexit untuk Uni Eropa, di mana ia dikenal sebagai figur yang tegas, sopan, dan sangat dihormati oleh timnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kecelakaan Maut di Sarawak Malaysia Tewaskan 7 WNI

Rabu, 27 November 2024 | 18:25 WIB

Mengenal MIKTA, Organisasi Disebut Serupa Dengan BRICS

Selasa, 19 November 2024 | 11:45 WIB
X