Kecelakaan Maut di Sarawak Malaysia Tewaskan 7 WNI

- Rabu, 27 November 2024 | 18:25 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.  (Freepik)
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Freepik)

KALIMANTAN UPDATE - Kecelakaan maut di Sarawak Malaysia pada Kamis (21/11) lalu, menewaskan sebanyak tujuh Warga Negara Indonesia (WNI).

Pejabat Kepala Kepolisian Sarikei, Aswandy Anis, mengatakan mobil yang dikendarai oleh seorang warga negara Malaysia dengan tujuh penumpang asal Indonesia memasuki jalur berlawanan di Simpang Bulat saat dikejar oleh polisi patroli.

 

Aswandy mengatakan mobil polisi yang sedang berpatroli di simpang Jalan Jakar melihat mobil Perodua Alza yang mencurigakan dan meminta pengemudi untuk berhenti.

Baca Juga: Viral Aksi Pembacokan Ketua KPPS Bima NTB, Diduga Masalah Pribadi

Namun, mobil itu malah melarikan diri dan pengemudi nekat memacu kendaraan ke jalur berlawanan, membawa mobil melaju melawan arus.

Mobil polisi pun mengejar mereka sambil membunyikan sirene peringatan untuk menghentikan kendaraan.

Ketika mobil Perodua Alza mencapai Jembatan Sungai Nyelong di Jalan Raya Pan Borneo, mobil itu lantas bertabrakan dengan kendaraan roda empat yang membawa dua penumpang.

Baca Juga: Usai Mahasiswinya Berulah, Orang Tua dan Pihak UBL Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Kampus Darmajaya

"Pengemudi dan penumpang di MPV dikonfirmasi tewas di tempat kejadian oleh petugas medis dari Rumah Sakit Sarikei, sementara pengemudi dan penumpang 4WD mengalami luka ringan," katanya, seperti dikutip The Star dan The Sun Malaysia.

Dalam sebuah keterangan, Konsul Jenderal (Konjen) RI Kuching Raden Sigit Witjaksono menjelaskan para WNI merupakan warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang hendak bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching pun saat ini berupaya membantu pemulangan ketujuh jenazah WNI. Bantuan tersebut diberikan setelah keluarga korban menginginkannya namun terkendala biaya.

Baca Juga: Siswa SMK di Semarang Tewas Ditembak Polisi Diduga Terlibat Tawuran, Kapolrestabes Buka Suara

 Biasanya, jenazah WNI yang bekerja sebagai TKI di Malaysia akan dipulangkan oleh perusahaan atau majikan mereka. Namun, dalam kasus ini, para WNI meninggal dunia sebelum mulai bekerja dan agen yang membawa mereka turut meninggal dunia.

Estimasi biaya pemulangan jenazah dari Sarawak melalui jalur udara dan darat untuk sampai di kampung halaman mereka di NTB dapat mencapai RM12.000 (sekitar Rp42 juta) per jenazah, demikian dikutip dari ANTARA.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X