Gempa Tibet Tewaskan Ratusan Korban Jiwa, Banyak Infrastruktur Alami Rusak Berat

photo author
- Rabu, 8 Januari 2025 | 21:41 WIB
China berulang kali dilanda gempa. Pada 2022, sebanyak 66 orang tewas akibat gempa bermagnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah Luding di Provinsi Sichuan, China barat daya pada Senin, 5 September 2022). Sebanyak 38 orang tewas di Prefektur Otonom Etnis Tibet Ganzi dan 28 lainnya tewas di Kota Ya'an. (Xinhua/Shen Bohan/rwa)
China berulang kali dilanda gempa. Pada 2022, sebanyak 66 orang tewas akibat gempa bermagnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah Luding di Provinsi Sichuan, China barat daya pada Senin, 5 September 2022). Sebanyak 38 orang tewas di Prefektur Otonom Etnis Tibet Ganzi dan 28 lainnya tewas di Kota Ya'an. (Xinhua/Shen Bohan/rwa)

KALIMANTAN UPDATE - Gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah dataran tinggi di Tiongkok barat dan beberapa wilayah Nepal pada hari Selasa (7/1/2025)

Akibat kejadian itu setidaknya ada ratusan rumah alami rusak, mengotori jalan dengan puing-puing dan menewaskan sedikitnya 126 orang di Tibet.

Banyak orang lainnya terjebak saat puluhan gempa susulan mengguncang wilayah terpencil itu.

Petugas penyelamat memanjat tumpukan batu bata yang pecah, beberapa menggunakan tangga di desa-desa yang rusak parah, saat mereka mencari korban selamat.

Baca Juga: Misteri Keberadaan Presiden Yoon Seok Yeol? Sempat 3 Kali Mangkir Saat Dilakukan Pemanggilan

Dialporkan ada sebanyak 188 orang terluka di Tibet di sisi perbatasan Tiongkok, kata Kantor Berita resmi Xinhua.

Lebih dari 1.000 rumah rusak di wilayah tandus dan berpenduduk jarang itu, lapor penyiar negara CCTV.

Dalam video yang diunggah oleh penyiar itu, puing-puing bangunan mengotori jalan dan menghancurkan mobil.

Orang-orang di Nepal timur laut merasakan gempa bumi itu dengan kuat, tetapi tidak ada laporan awal tentang cedera atau kerusakan, menurut Pusat Operasi Darurat Nasional negara itu.

Baca Juga: Media Asing Sebut Prabowo Subianto Masuk Dalam 10 Besar Sebagai Pemimpin Berpengaruh di Dunia 2025

Daerah di sekitar Gunung Everest, sekitar 75 kilometer (50 mil) barat daya episentrum, kosong di tengah musim dingin ketika bahkan beberapa penduduk pindah untuk menghindari hawa dingin.

Gempa tersebut mengejutkan penduduk di ibu kota Nepal Kathmandu, Sekitar 230 kilometer (140 mil) dari episentrum dan membuat mereka berlarian ke jalan.

Survei Geologi AS mengatakan gempa tersebut berkekuatan 7,1 skala Richter dan relatif dangkal pada kedalaman sekitar 10 kilometer (6 mil).

Pusat Jaringan Gempa Tiongkok mencatat kekuatan 6,8 skala Richter. Gempa bumi dangkal sering kali menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Baca Juga: Link Program Pengelolaan Kinerja Guru Kepsek dan Pengawas Sekolah 2025, Beserta Update Informasi Terbarunya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: AP News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X