Kebijakan Gila Presiden Javier Milei Atasi Inflansi Tinggi Argentina, Mulai Pangkas Pengeluaran Pemerintah Hingga Subsidi

- Jumat, 31 Januari 2025 | 18:37 WIB
Javier Milei berpidato atas kemenangannya di pemilu Argentina 2023 silam
Javier Milei berpidato atas kemenangannya di pemilu Argentina 2023 silam

KALIMANTAN UPDATE - Presiden Javier Milei resmi memimpin Argentina sejak Desember 2023 lal, baru menjabat baik pendukungnya maupun pembencinya sepakat menyebutnya "sosok yang gila".

Awal mula sebutan itu muncul lantaran dikarenakan Milei menentang status quo melalui pendekatan ekonomi yang berbeda.

Pendekatan ekonomi Javier Milei sangatlah berbeda, Inilah yang membuat banyak orang memilihnya di tengah inflasi tinggi yang sudah menjadi lumrah bagi sebagian besar masyarakat Argentina.

Baca Juga: Hal Yang Mengerikan Terkait Krisis Argentina, Inflasi Menjulang Hingga Banyak Warga Mengais Sampah Untuk Bertahan Hidup

Milei menganggap inflasi yang meroket di negaranya terjadi akibat pengeluaran pemerintah yang tinggi selama bertahun-tahun, hutang negara yang besar, juga pencetakan uang untuk membayarnya.

Dia pun berargumen bahwa “terapi kejut” diperlukan untuk mengatasi hal ini. Sejauh ini, Milei sudah memangkas nilai mata uang, mengurangi pengeluaran publik, juga memotong subsidi untuk transportasi, bahan bakar, dan energi.

Tindakan-tindakannya pun memicu kenaikan harga. Minggu ini, angka terbaru menunjukkan inflasi tahunan di Argentina telah mencapai lebih dari 250%, yang tertinggi di dunia.

Baca Juga: Liam Payne Ditemukan Tewas Terjatuh di Hotel Buenos Aires Argentina, Diduga Bundir Gegara Mantan Kekasih Hingga Pengaruh Alkohol Obat-obatan

Inflasi bulanan melonjak menjadi 25,5% pada bulan Desember 2023 (setelah dia resmi memimpin negara). Patut dicatat bahwa sejak itu, angka ini turun menjadi 20,6%.

Kepada stasiun televisi La Nación +, Milei mengakui bahwa angka itu "mengerikan" tetapi “Anda harus lihat kondisi sebelumnya."

Kebanyakan orang Argentina mengapresiasi Milei karena dia jujur dan apa adanya. Mereka mengaku bersedia bersakit-sakit dahulu apabila ini artinya bisa memperbaiki ekonomi dalam jangka panjang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: BBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X