Selain Ikut Terseret Kasus Penganiayaan Anaknya Lady Aurellia Pramesti, Dedy Mandarsyah Sempat Terlibat Dugaan Kasus Korupsi di Kalimantan Timur

- Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:03 WIB
Kebersamaan Lady Aurellia dengan kedua orang tuanya yakni Sri Meilina dan Dedy Mandarsyah.  (Twitter/ @partaisocmed)
Kebersamaan Lady Aurellia dengan kedua orang tuanya yakni Sri Meilina dan Dedy Mandarsyah. (Twitter/ @partaisocmed)

KALIMANTAN UPDATE - Usai kasus penganiayaan dilakukan pria diketahui sopir dari keluarga Lady Aurellia kepada korban yang merupakan Dokter Koas, sosok Sri Meilina dan Dedy Mandarsyah mulai diburu netizen.

Hal itu lantaran Orang Tua Lady Aurellia Pramesti ini bukanlah sosok sembarangan, sang ibu Sri Meiliana merupakan pengusaha/pebisnis, sementara ayahnya Dedy Mandarsyah merupakan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat.

Usut punya usut penyebab penganiayaan itu terjadi gegara jadwal piket Lady Aurellia sekaligus disebut dalang penganiayaan itu terjadi.

Baca Juga: Usai Viral, Pelaku Penganiayaan Dokter Koas Palembang Minta Maaf dan Ingin Damai

Lady Aurellia melapor kepada orang tuanya atas ketidaksukaan jadwal piket diberikan kepadanya menjelang Tahun Baru, yang dimana selanjutnya Sri Meilina dan sopirnya hendak bertemu Luthfi.

Saat si sopir pria yang diketahui berinisial DT ini tiba dan ingin mempertanyakan soal jadwal piket Lady Ausrellia, Luthfi tak merespon lebih pertanyaan itu.

Hal itu membuat DT emosi lantas langsung memukul Luthfi si dokter koas Palembang tersebut.

Baca Juga: Netizen Desak KPK Periksa Harta Kekayaan Dedy Mandarsyah Ayah Mahasiswi Biang Kerok Penganiayaan Dokter Koas

Selain itu, belakangan beredar kabar dari ayahnya Lady Aurellia Pramesti, Dedy Mandarsyah sempat terseret kasus korupsi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebelum menjabat Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Dedy Mandarsyah pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Preservasi BPJN Kaltim.

Pada saat itu, ia dilaporkan pernah terlibat dalam penandatanganan proyek infrastruktur yang menghubungkan kawasan Paser dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Usai Anaknya Viral Gegara Kasus Penganiyaan Terhadap Dokter Koas Muda di Palembang, Ibu Lady Aurellia Ingin Jalur Berdamai

Proyek tersebut melibatkan Kepala Satuan Kerja (Satker) BPJN Kaltim, Rahmat Fadjar, yang terbukti menerima suap dalam proses lelang proyek infrastruktur.

KPK kemudian berhasil menangkap Rahmat Fadjar melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan menyita bukti berupa uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: Repelita.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X