Usai Viral Sebut Rakyat Jelata, Jubir PCO Adita Irawati Klarifikasi Minta Maaf

photo author
- Jumat, 6 Desember 2024 | 09:10 WIB
Jubir Presiden Adita Irawati Sampaikan Permohonan Maaf atas Diksi Rakyat Jelata. (Foto: dok. Biro Setpres)
Jubir Presiden Adita Irawati Sampaikan Permohonan Maaf atas Diksi Rakyat Jelata. (Foto: dok. Biro Setpres)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini ucapan salah satu Juru Bicara (Jubir) Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menjadi viral usai menggunakan diksi "Rakyat Jelata".

Hal itu disampaikannya saat memberikan sebuah pernyataan merespon polemik Utusan Presiden Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) yang mengolok-olok tukang es teh.

"Pada kesempatan ini, saya ingin menjelaskan terkait pernyataan saya yang sedang ramai jadi perbincangan publik. Saya memahami, diksi yang saya gunakan dianggap kurang tepat. Untuk itu, secara pribadi, saya memohon maaf atas kejadian ini yang sebabkan kontroversi terhadap masyarakat," ujar Adita dalam Instagram resmi Kantor Komunikasi Kepresidenan, Kamis (5/12).

Baca Juga: Arogan dan Pamer Gaji Rp 23 Juta Sebagai Asisten Stafsus Presiden Jokowi, Yasmin Nur Minta Maaf dan Akan Tutup Semua Akun Media Sosial

Adita mengklaim tidak sengaja ketika menyebut "rakyat jelata" dalam sesi wawancara dengan salah satu media.

 

Ia mengatakan diksi rakyat jelata sama artinya seperti rakyat biasa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

"Saya gunakan diksi tersebut sesuai dengan arti dan makna yang tercantum di dalam KBBI yang artinya adalah rakyat biasa," kata dia.

Baca Juga: Selain Pamer Gaji Sebagai Asisten Stafsus Jokowi, Yasmin Nur Sebut Gampang Untuk Penjarakan Orang

Adita menjelaskan tidak ada maksud untuk melemahkan atau merendahkan di balik diksi 'rakyat jelata' yang digunakannya tersebut. Ia mengaku akan terus introspeksi diri dan akan lebih hati-hati dalam gunakan bahasa.

"Khususnya diksi saat kami laksanakan tugas untuk komunikasikan kebijakan strategis dan program prioritas. Sekali lagi saya mohon maaf," kata dia.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X