KPK Selidiki Lebih lanjut Proyek Pembangunan Toilet 98 Miliar di Bekasi

- Minggu, 14 Mei 2023 | 15:44 WIB
Ilustrasi. KPK mengeksekusi mantan Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY, Edy Wahyudi ke Lapas Sukamiskin Bandung Jawa Barat. (Foto: Dok.KPK)
Ilustrasi. KPK mengeksekusi mantan Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY, Edy Wahyudi ke Lapas Sukamiskin Bandung Jawa Barat. (Foto: Dok.KPK)

KALIMANTAN UPDATE - Kota Bekasi sempat beberapa waktu silam membuat program mewujudkan daerah yang bersih, aman, nyaman dan sehat menuju Indonesia Sehat.

Hal itu dengan maksud mempertankan kota berpredikat kota Sehat, mewujudkan itu Belasi pun menganggarkan dana sebesar Rp98 miliar untuk pembangunan 488 toilet di sejumlah institusi pendidikan. 

SDN 04 Mangunjaya sempat sebagai salah satu sekolah mendapatkan progran tersebut yang dikerjakan pihak CV Cikal Kelapa Mandiri.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Sopir dan Kernet Dalam Kecelakaan Bus di Guci Sebagai Tersangka

Adapun anggaran ratusan juta yang digelontorkan itu digunakan untuk pembangunan tiga unit toilet dengan luas bangunan 2,7 x 2,6 meter.

Dua toilet dilengkapi dengan kloset jongkok dan satu keran air. Satu lainnya, hanya diperuntukkan sebagai urinoir atau ruangan khusus untuk buang air kecil.

Pintu toilet menggunakan bahan aluminium dengan lapisan kertas tebal mirip kayu atau high pressure laminate (HPL).

Baca Juga: Ibu Hamil Alami Kecelakaan Hingga Tewas Dengan Janin Kandungannya Keluar

Terdapat ventilasi di masing-masing toilet. Di depan bangunan toilet tersedia dua unit wastafel atau sarana cuci tangan dan dua cermin.

Juga ada lima keran injak yang berada di sejumlah titik di selasar bangunan toilet, ini juga dengan maksud mencegah penularan Covid-19.

Namun baru-baru ini anggaran terkait pembangunan hingga pelaksanaan itu disorotin pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Review Film Evil Dead Rise Tayang di bioskop Indonesia, Nuansa Horor Terasa Dibaluti Kesadisan Tak Terlupakan

Melalui pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu menyebut, penyelidikan kasus toilet mewah senilai Rp98 miliar di Bekasi hampir selesai. 

Asep juga memastikan, sudah memeriksa beberapa pihak terkait, namun tidak dirinci siapa saja pihak yang telah diperiksa. Saat ini, KPK tengah melakukan audit. 

"Untuk calon tersangkanya tunggu saja, nanti kita umumkan. Kalau dilidik sih sudah pemanggilan kita tahap mencoba koordinasi dengan auditor apa yang kira-kira tidak sesuai," ucap dia. 

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: validnews.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Larang Halal Bihalal sebelum 2 Mei 2023

Selasa, 25 April 2023 | 20:41 WIB

Polri Fasilitasi Arus Balik Gratis Lebaran 2023

Selasa, 25 April 2023 | 11:32 WIB

Viral DPO Dilantik Jadi Anggota DPRD Tanjung Balai

Jumat, 14 April 2023 | 21:19 WIB
X