Deretan Keluhan Saat PON Aceh Sumut 2024 Berlangsung: Mulai Infrastruktur Belum Memadai Hingga Konsumsi Tak Sesuai Kandungan Gizi

- Kamis, 12 September 2024 | 14:09 WIB
Makanan untuk atlet PON XXI Aceh-Sumut yang dinilai tidak sesuai. (Dok. Tangkapan Layar/Instagram/undercover.id)
Makanan untuk atlet PON XXI Aceh-Sumut yang dinilai tidak sesuai. (Dok. Tangkapan Layar/Instagram/undercover.id)

KALIMANTAN UPDATE - PON Aceh-Sumut 2024 sudah berjalan kurang dari sepekan lalu. Meski dinilai lancar, sejumlah persoalan masih ditemukan dan menyita perhatian publik.

Selain terkait persiapan yang terbilang minim, juga dinilai belum memadai. Sehingga dapat banyak keluhan terutama infrastruktur, akomodasi, dan pelayanan.

Tak cuma atlet yang merasakan, ofisial dan penonton juga mengeluhkan hal yang sama. Akibat peristiwa itu muncul adanya dugaan penyelewengan dana PON.

Menanggapi hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo langsung merespon dan telah melapor ke Kejaksaan Agung dan Badan Reserse Kriminal Polri.

Baca Juga: Selain Hadirkan Presiden Jokowi, Pembukaan PON XXXI Aceh Sumut Tersedia Undangan Gratis Untuk Masyarakat Umum

1. Makanan Dengan Harga 50 Ribu Tapi Tak Sesuai Kandungan Gizi

Netizen menyoroti makanan yang dikonsumsi atlet PON Aceh-Sumut 2024. Banyak orang menilai, nasi kotak dengan kisaran harga Rp50ribu itu tak sesuai kandungan gizi yang diharapkan.

Sebut saja hanya berisikan nasi, ayam sambal, ayam kecap, telur sambal, kerupuk, tempe, sayur kacang panjang, wortel kering, pisang, tumis sosis, hingga jeruk saja plus air mineral.

Sementara untuk makanan ringan atau snack ada momogi, dua buah roti, dan air mineral. Beberapa video lainnya memperlihatkan 'jika beruntung dapat kerupuk'.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin X-ray di Barantan Kementan, Potensi Rugikan Negara Capai Rp 82 Miliar

2. Konsumsi Kerap Terlambat Diberikan

Selain, konsumsi dengan harga dan kandungan gizi yang tak sesuai, banyak juga mengeluhkan keterlambatan dalam pemberian konsumsi. Terutama di cabor Panahan dan Panjat Tebing.

Ketua Bidang Konsumsi PB PON Aceh Diaz Furqan sudah meminta maaf terkait hal ini. Ia beralasan kalau konsumsi atlet mengalami keterlambatan.

"Kami memohon maaf atas beberapa kendala. Perbaikan dan evaluasi cepat kami lakukan begitu melihat adanya potensi hambatan. Misalnya dalam distribusi, kami memutuskan untuk menambah armada khusus yang didedikasikan untuk jalur-jalur distribusi."

Baca Juga: Rumah Dinas Mendes PDTT Abdul Halim Digeledah KPK, Penyidik Sita Uang Tunai dan Barang Bukti Elektronik

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: bola.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X