Sempat DPO Atas Kasus Penipuan, Natthamon Khongcak Akhirnya Ditangkap di Imigrasi RI Gegara Tak Bisa Nyanyi Lagu Indonesia Raya dan Melafalkan UUD

- Selasa, 5 November 2024 | 10:38 WIB
Natthamon Khongchak. Foto: Istimewa
Natthamon Khongchak. Foto: Istimewa

KALIMANTAN UPDATE - Natthamon Khongchak, mantan girl grup K-Pop kini tengah mencuri perhatian publik. YouTuber asal Thailand ini akhirnya ditangkap polisi setelah 2 tahun buron.

Ia diketahui melarikan diri ke Indonesia, bahkan menyamar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), Natthamon Khongcak berusaha menyamar sebagai WNI dan mengajukan pembuatan paspor Indonesia untuk berpergian ke luar negeri.

Baca Juga: Usai Kejagung Tangkap Meirizka Widjaja Ibu Ronald Tannur Atas Kasus Suap Hakim, Pemeriksaan Bakal Berlanjut ke Ayahnya Edward Tannur

Mencium ada hal yang mencurigakan dengan aksennya yang berbeda dengan warga Indonesia, Pihak Imigrasi Indonesia pun meminta Natthamon Khongcak untuk melafalkan Undang-Undang Dasar dan Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Namun, sayangnya perempuan berusia 31 tahun ini kedapatan tidak tahu dan tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melafalkan teks UUD.

Atas kejadian itu, wanita tersebut pun pada akhirnya diekstradisi ke Thailand pada 25 Oktober lalu. Identitas Khongchak yang diburu polisi Thailand pun terkuak.

Baca Juga: Usai Iran Tangkap Pelajar Wanita Tanpa Busana Sebagai Protes Aturan Pakaian Ketat, Amnesty Internasional Beri Respon

Sosok Natthamon Khongchak familier di mata publik karena ia sudah debut di Korea Selatan di bawah naungan label Dream Cinema.

Sayangnya, ia gagal mencapai puncak kepopularitasan sebagai idol dan kembali ke negara asalnya.

Khongchak kemudian membuat YouTube dan berhasil mengumpulkan lebih dari 800 ribu pengikut dengan mengunggah video cover grup K-Pop seperti BLACKPINK dan BTS.

Baca Juga: Viral Video Petugas SPBU Wanita Ditampar Pria Pengendara Motor, Motif Lantaran Kesal

Bekal dari ketenarannya, Khongchak meluncurkan skema penipuan investasi yang dilaporkan telah memakan sebanyak sekitar 6 ribu korban dengan kerugian diperkirakan sekitar 2 miliar baht atau setara dengan Rp934 miliar.

Usai mengubah citra menjadi pakar investasi valuta asing, Natthamon Khongchak mempromosikan produk investasi yang menjamin keuntungan tinggi.

Jika para investor berinvestasi sebesar 25 persen dalam tiga bulan, 30 persen dalam enam bulan, dan 35 persen dalam setahun. Semua uang pun dijanjikan cair setiap bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: Insertlive

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X