Mulai Beri Perlawanan di Medsos, Israel Serukan Tagar Where Were Your Eyes on October 7?

- Senin, 3 Juni 2024 | 10:33 WIB
x @nehasaini0204
x @nehasaini0204

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan ini tren tagar "All Eyes on Rafah" sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Palestina yang kian terus-menerus mendapatkan gempuran dari Israel.

Menggemanya seruan gerakan "All Eyes on Rafah" ini bahkan berhasil menyita perhatian banyak orang di berbagai penjuru dunia.  Hal tersebut tak lepas dari banyaknya dukungan dari sejumlah public figure yang turut menyuarakan seruan tersebut di akun media sosial pribadinya.

Seruan dengan bunyi "All Eyes on Rafah" ini dibuat sebagai bentuk protes kecaman kepada Israel atas serangan yang dilakukannya terhadap warga Palestina di Rafah, Gaza bagian selatan. Bahkan seruan tersebut berhasil bertengger di urutan pertama trending topic platform X.

Baca Juga: Postingan Kalimat All Eyes on Rafah Jadi Tren di Media Sosial

Tentu saja hal ini mampu membuat Israel memanas. Bahkan Pemerintah Israel juga mulai menunjukkan bukti perlawanan terhadap tagar tersebut dengan teks teks "Where Were Your Eyes on October 7?"

Foto: X @PGSZN15
Foto: X @PGSZN15
Tagar "Where Were Your Eyes on October 7? yang diserukan Israel dibuat dengan maksud menandingi tagar seruan terhadap Palestina "All Eyes on Rafah"

Dalam akun X (sebelumnya twitter) resmi pemerintah Israel, Negeri Zionis mengunggah sebuah poster seorang bayi yang tak berdosa dan tak berdaya tengah berhadapan dengan pria bersenjata.

Baca Juga: Meski Hamas Sambut Baik Usulan Gencatan Senjata Presiden AS Joe Biden, Netanyahu Menolak Keras dan Ingin Terus Melakukan Perlawanan

Dalam poster itu terdapat bendera Israel serta rumah-rumah yang hancur, disertai teks "Where Were Your Eyes on October 7?" 

Video yang dibagikan ulang akun Instagram @tawaftv pun, disebutkan bahwa mereka seolah ingin memperoleh simpati dan dukungan internasional  dalam menanggapi ancaman yang tengah dihadapi Israel.

Terlihat dibuatnya poster dengan tagar tersebut bertujuan untuk mengingatkan dunia akan serangan brutal yang dilakukan oleh Hamas, dan mencoba untuk mengalihkan perhatian dari kritik terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Sebagai informasi, tanggal 7 Oktober merujuk pada serangan Hamas di Israel yang telah menewaskan sekitar 1.200 orang dan menawan 240 orang. Adanya serangan tersebut lantas memicu agresi balasan dari Israel terhadap Gaza yang kemudian berturut-turut menyerang Gaza hingga ke kota Rafah.***

Editor: Syaifullah

Sumber: Viva

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X