Selain Sudah Akui Kemerdekaan, Xi Jinping Tuntut Keadilan Atas Palestina Dihadapan Delegasi Sejumlah Negara Arab

- Minggu, 2 Juni 2024 | 16:48 WIB
Presiden China Xi Jinping berbicara saat membuka Konferensi Tingkat Menteri ke-10 Forum Kerja Sama Negara-Negara Arab di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing, China pada Kamis (30/5). (Xinhua)
Presiden China Xi Jinping berbicara saat membuka Konferensi Tingkat Menteri ke-10 Forum Kerja Sama Negara-Negara Arab di Wisma Negara Diaoyutai, Beijing, China pada Kamis (30/5). (Xinhua)

KALIMANTAN UPDATE - Presiden Tiongkok/China Xi Jinping menyerukan prinsip keadilan atas warga Palestina, saat menerima kunjungan delegasi negara-negara Arab pekan ini.

Xi menyampaikan hal itu pada acara pembukaan yang mempertemukan Beijing dengan 22 delegasi pemimpin negara-negara Arab.

"Sejak Oktober lalu, konflik Palestina-Israel meningkat drastis dan menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi masyarakat. Perang tidak boleh berlanjut tanpa batas waktu. Keadilan tidak boleh hilang selamanya," ungkap Xi seperti dikutip CNN, Kamis (30/5).

Baca Juga: Dukung Gencatan Senjata, Prabowo Sebut Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Palestina Jika Diperlukan

 

Presiden Negeri Tirai Bambu itu juga mengecam "penderitaan luar biasa" yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.

Jinping juga menegaskan niat negaranya untuk mendorong pembentukan negara Palestina yang merdeka.

Sebagai negara yang tengah menjalin hubungan dekat dengan negara-negara Arab, China memposisikan diri sejalan dengan tujuan mereka. Terlebih dalam hal mendukung kemerdekaan Palestina dan gencatan senjata segera.

Baca Juga: Konflik Sipil Tak Terhentikan Sebabkan Banyak Anak Banyak Kehilangan Hingga Alami Trauma Psikis

"Di dunia yang bergejolak ini, hubungan damai muncul dari rasa saling menghormati, dan keamanan abadi dibangun atas dasar keadilan dan keadilan," ujar Xi.

Sikap China terhadap negara-negara Arab membuat Amerika Serikat sebagai rivalnya kerap panas.

Namun, pihak Beijing mengklaim dengan sengaja menggunakan momen ini untuk menyerang Washington yang secara tak langsung membingkai AS sebagai negara penguasa kejam.

Baca Juga: Disebut Ada yang Palsu Beredar di Masyarakat Buntut Isu Korupsi 109 Ton Emas Antam, Pihak PT Aneka Tambang Tbk Buka Suara

Xi juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa membentuk era baru dalam hubungan China-Arab. Dia berharap bahwa hubungan tersebut dapat menciptakan 'perdamaian dan stabilitas dunia.'

Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga mengatakan pertemuan tersebut menjadi "seruan terkuat untuk mendukung tegas rakyat Palestina dalam memulihkan hak-hak nasional mereka yang salah."

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X