KALIMANTAN UPDATE - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Indonesia sepanjang tahun 2024 ini semakin bertambah dan marak terjadi.
Kali ini pelaku KDRT diketahui berinisial HU (inisial) alias (MH) (57) merupakan seorang tokoh politik, pengacara dan pendeta.
Adapun Korban yakni istrinya bernama Sherly (45), Ia baru membeberkan ke publik setelah tak tahan menerima perbuatan negatif dilakukan suaminya kepada dirinya bahkan anak sulung perempuan mereka bernama Elleina (20) juga turut jadi korban selama 20 tahun.
Baca Juga: Sempat Viral Soal Kasus Merugikan Uang Negara, Oknum Pegawai Pajak Kembali Berulah Soal KDRT
Sherly menceritakan lebih lanjut bahwa suaminya kerap memukul, menampar, menendang bahkan sampai mengancam bakal dibunuh oleh MH.
Selain dirinya, anak sulung perempuan mereka Elleina juga sering dipukuli dan beberapa kekerasan lainnya hingga terakhir terjadi pada tanggal 9 Agustus 2024.
Sempat beberapa kali Sherly dan Elleina dapati kekerasan oleh MH, Sherly dan anak-anaknya berniat ingin pulang ke rumah orangtuanya yang ada di Pamekasan Madura. Tapi saat itu MH berusaha meluluhkan Sherly hingga akhirnya ia pun kembali kediaman di Westwood Blok A2 Pakuwon City Surabaya.
Meski sudah alami penderitaan selama 20 tahun lamanya, ia masih belum membernaikan diri untuk melaporkan kekerasan yang dilakukan suaminya ke pihak Kepolisian.
Namun, puncak sudah tak tertahankan lagi saat terjadinya kekerasan yang dialami oleh Sherly dan anaknya pada 9 Agustus 2024 kemarin. Hingga akhirnya ia pun memberanikan diri untuk lapor ke Polrestabes Surabaya dengan didampingi putri sulungnya yang bernama Elleina.
"Jadi, kejadian jam 2.00 Wib dini hari. Terus jam 9.00 WIB saya ke Polsek Sukolilo untuk melaporkan kasus kekerasan ini, namun pihak kepolisian Polsek Sukolilo menyuruh saya langsung ke Polrestabes Surabaya agar lebih cepat diproses," ungkap Sherly kepada selalu.id saat ditemui di kediaman pengacaranya M. Soleh, Senin (26/8/2024) malam.
Baca Juga: Istri Korban KDRT, Tapi Malah Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi
Sementara Koordinator Pengacara yang mendampingi Sherly dan anak-anaknya yakni M. Soleh selaku mengatakan, bahwa pada 9 Agustus 2024, korban melaporkan suaminya terkait kekerasan di dalam rumah tangga ke Polrestabes Surabaya.
"Jadi waktu itu, Ibu Sherly ini lapor sendirian dan belum kenal saya. Dan pada Senin (12/8/2024) dikenalkan temannya bahwa ada kasus KDRT sehingga beliau datang ke kantor kita. Kita komit untuk membantu supaya kasus ini jangan sampai berhenti ditengah jalan," ungkap M. Soleh.
Meski begitu, setelah M. Soleh diperlihatkan video kekerasan oleh Sherly, bagi Soleh kekerasan ini bukanlah kekerasan biasa tapi ini kekerasan yang sadis dan kejadiannya pun berulang-ulang sejak anaknya masih kecil.
Artikel Terkait
Titipkan Pesan ke Prabowo Sebagai Pemimpin Berikutnya, SBY Harap Dunia Seni Bagi Generasi Muda Lebih Baik Lagi
Selain Politik Dinasti, Fenomena Maraknya Gunakan Orang Dalam di Dunia Kerja
Rano Karno Sempat Diduetkan Dengan Ahok, Kini Dialihkan Bersama Anies Baswedan
Gegara Video Labrak dan Interogasi Orang Lagi Nikmati Makanan, Netizen Nobatkan Briptu Putri Sirty Cikita Sebagai Duta Sopan Santun
Viral Ukhti Joget Tapi Pake Rok Mini, Netizen: Mending Ga Usah Berhijab Mba Klu Kaya Gitu
Menteri Kesetaraan Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Israel May Golan Diduga Bekas Mantan Bintang Film Dewasa
Usai Ancam PDIP Bakal Golput Jika Tak Dukung Ahok, Adian Tenangkan Pendukung
Sudah Gunakan Deodorant Tapi Ketiak Masih Tetap Bau?
Usai Viral Foto Bahlil Dengan Sebotol Whisky Mahal, Penyebar Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Mengenal Airin Rachmi Diany Eks Golkar, Sosok Politisi Dapat Peringatan Keras Dari Megawati Soal Dukungan Calon Kepala Daerah 2024
Diusung PDIP, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi Maju Dalam Pilkada Jawa Tengah 2024
Indonesia Tempati Posisi Tertinggi Sebagai Negara Religius di Dunia, Diikuti Tingkat Korupsi Kian Meningkat?